WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan penambahan kuota penerimaan pengungsi asing pada hari Selasa. Secara khusus, mereka akan menerima 10.000 warga kulit putih Afrika Selatan atau kelompok Afrikaner baru tahun ini.
Kebijakan ini meningkatkan batas tahunan pengungsi menjadi 17.500 orang. Namun, pemerintahan Donald Trump tetap menutup program kemanusiaan tersebut bagi negara-negara lainnya.
Kebijakan Khusus untuk Kaum Afrikaner
Trump menangguhkan program pengungsi federal sejak hari pertama ia menjabat di Gedung Putih. Setelah itu, ia mengubah program tersebut sebagai jalur khusus untuk membantu keturunan pemukim Belanda tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak Washington mengeklaim bahwa warga Afrikaner menghadapi penganiayaan rasial yang parah di negara asal mereka. Sebaliknya, pemerintah Afrika Selatan membantah keras tuduhan sepihak dari Amerika Serikat tersebut.
Pertemuan Rahasia dan Erasure Sejarah
Pejabat tinggi luar negeri dan keamanan dalam negeri AS mengadakan pertemuan tertutup dengan kongres pada hari Kamis. Dalam kesempatan itu, mereka memberikan penjelasan mengenai situasi darurat kemanusiaan di Afrika Selatan.
Wakil Sekretaris Negara Christopher Landau mengeklaim bahwa sejarah warga Afrikaner telah dihapus dari buku pelajaran sekolah setempat. Dengan demikian, mereka menganggap warga kulit putih tersebut layak mendapatkan perlindungan khusus di Amerika Serikat.
Gelombang Kecaman dari Kubu Demokrat
Pernyataan pejabat pemerintah tersebut langsung memicu kemarahan besar dari para politisi Demokrat di kongres. Sebab, mereka menilai kebijakan pengungsian berbasis ras tunggal ini sangat memalukan dan tidak dapat dibela.
Senator Dick Durbin dan beberapa rekannya merilis pernyataan bersama yang sangat keras terkait hal tersebut. Mereka menilai keputusan ini mengabaikan ribuan sekutu perang asal Afghanistan yang kini terlantar tanpa kepastian hukum.
Di sisi lain, anggota kongres juga mendesak pemerintah untuk memperhatikan nasib kelompok minoritas agama di negara lain. Sebagai contoh, mereka menyoroti eksekusi mati tragis terhadap seorang atlet gulat muda di Iran baru-baru ini.
Perbedaan Pengungsi dan Suaka
Program pengungsi federal ini memiliki perbedaan hukum yang sangat mendasar dengan jalur suaka politik biasa. Secara umum, calon pengungsi harus mengajukan permohonan dari luar negeri dan melewati pemeriksaan keamanan yang ketat.
Sementara itu, pencari suaka mengajukan permohonan perlindungan setelah mereka berhasil menginjakkan kaki di wilayah Amerika Serikat. Oleh karena itu, visa pengungsi tidak menjamin pemegangnya dapat langsung masuk tanpa pemeriksaan lanjutan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












