DPD Nilai Komdigi Gagal Bangun Ketahanan Digital, Judi Online dan Konten Negatif Kian Marak

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang digital dinilai rapuh, DPD desak Komdigi perkuat literasi digital. (Posnews/Net)

Ruang digital dinilai rapuh, DPD desak Komdigi perkuat literasi digital. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Judi online dan konten negatif hingga kini masih merajalela di dunia maya.

Karena itu, anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menyoroti kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang dinilai belum maksimal dalam membangun ketahanan ruang digital nasional.

Ia menegaskan, maraknya judi online, iklan pinjaman online ilegal, konten media sosial tidak ramah anak, hingga aktivitas akun buzzer menunjukkan lemahnya fondasi literasi digital masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hidayattollah, penindakan semata tidak cukup. Meski Komdigi gencar melakukan pemblokiran, langkah tersebut belum menyentuh akar persoalan jika tidak dibarengi edukasi berkelanjutan, terutama bagi generasi muda.

“Pemblokiran dan penertiban memang penting. Namun, literasi digital harus menjadi fondasi agar masyarakat, khususnya anak muda, memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam bermedia digital,” tegas Hidayattollah, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga :  Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Demi Judi Online, Terancam Hukuman Mati

Lebih lanjut, ia menilai ruang digital nasional semakin bising akibat akun buzzer yang merusak kualitas diskursus publik.

Aktivitas tersebut, kata dia, bukan hanya memicu polarisasi, tetapi juga mengaburkan informasi faktual di tengah masyarakat.

Soroti Pemerataan Akses Internet

Selain literasi digital, Hidayattollah juga mengkritik ketimpangan akses internet yang masih terjadi di berbagai daerah.

Ia menyebut Kalimantan Selatan, khususnya kawasan Pegunungan Meratus dan desa-desa terpencil, hingga kini masih mengalami keterbatasan infrastruktur jaringan.

Menurutnya, kondisi tersebut memperlemah efektivitas program digitalisasi pemerintah. Pasalnya, literasi digital sulit tumbuh jika akses internet belum merata dan stabil.

Desak Komdigi Libatkan Anak Muda

Di sisi lain, Hidayattollah mendorong Komdigi untuk melibatkan anak muda, kreator konten, dan influencer dalam program literasi digital.

Baca Juga :  Kakek di Lampung Utara Ngaku Lihat Genderuwo Sebelum Bacok Tetangga

Ia menilai kelompok ini memiliki peran strategis dalam membentuk budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Ia juga menegaskan, DPD RI melalui Komite I siap mengawal kebijakan Komdigi agar tidak berhenti di pusat, tetapi benar-benar dirasakan hingga ke daerah.

Menanggapi kritik tersebut, Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyatakan pihaknya mencatat seluruh masukan dari DPD RI.

Ia menegaskan, Komdigi terus memperkuat pengawasan ruang digital, termasuk penanganan judi online, iklan pinjol ilegal, serta konten yang tidak layak bagi anak.

Namun demikian, tantangan ke depan tetap besar. Publik kini menanti langkah konkret Komdigi, tak hanya pemblokiran, tetapi juga strategi literasi digital yang terukur dan berdampak ke daerah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI
Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan
Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan
KPK Tangkap Bupati Pemalang, Kantor PUPR dan Rumah Kontraktor Disegel
MK Putus Gugatan Program MBG Besok, Nasib Anggaran MBG 2026 Ditentukan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:01 WIB

Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB