MADRID, POSNEWS.CO.ID – Otoritas kesehatan Eropa merilis peringatan bahaya tingkat tinggi pekan ini. Gelombang panas ekstrem terus memanggang sebagian besar wilayah benua biru.
Spanyol Mengalami Lonjakan Kematian Massal
Sengatan panas ekstrem menewaskan 1.029 warga Spanyol sepanjang Juni. Otoritas kesehatan mendeteksi lonjakan suhu udara melebihi 40 derajat Celsius.
Badan cuaca AEMET mencatat pemecahan ratusan rekor suhu lokal. Petugas mencatat 165 rekor suhu udara paling tinggi baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prancis dan Jerman Cetak Rekor Suhu Baru
Kementerian Kesehatan Prancis mengonfirmasi kematian 300 warga lansia. Sengatan panas ekstrem menyerang warga berumur 75 tahun ke atas.
Sementara itu, stasiun cuaca Jerman mendeteksi suhu ekstrem baru. Suhu udara menyentuh angka 41,7 derajat Celsius di Coschen. Rekor suhu tinggi ini bertahan selama tiga hari beruntun.
Ancaman Bahaya di Portugal dan Kroasia
Badan cuaca Portugal merilis peringatan bahaya level merah. Gelombang panas berpotensi menaikkan suhu hingga 44 derajat Celsius.
Kroasia juga menghadapi ancaman cuaca ekstrem serupa pekan ini. Pemerintah setempat memberlakukan status siaga merah untuk wilayah Zagreb. Kota wisata Split dan Dubrovnik juga menghadapi risiko bahaya serupa.
Sengatan Panas Mematikan di Polandia
Dua atlet sepeda meninggal dunia saat mengikuti perlombaan maraton. Sengatan panas ekstrem memicu serangan jantung fatal pada kedua korban.
Analis menilai struktur bangunan apartemen beton memperparah suhu udara. Bangunan beton itu menahan panas tanpa memiliki sistem ventilasi udara.
Inggris Hadapi Potensi Gelombang Panas Susulan
Inggris mencatat suhu udara paling tinggi sebesar 37,7 derajat Celsius. Norfolk menjadi wilayah dengan suhu udara paling panas pekan ini.
Badan meteorologi memprediksi kemunculan gelombang panas susulan dalam waktu dekat. Ilmuwan mendesak warga bersiap menghadapi kelembapan udara yang tinggi.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












