Harga CPO Global Berpeluang Tembus USD 1.500 per Ton

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lonjakan harga minyak sawit mentah. Analis memproyeksikan harga CPO global dapat menyentuh $1{,}500$ dolar AS akibat kebijakan B50 Indonesia dan ancaman cuaca El Niño. Dok: Istimewa.

Lonjakan harga minyak sawit mentah. Analis memproyeksikan harga CPO global dapat menyentuh $1{,}500$ dolar AS akibat kebijakan B50 Indonesia dan ancaman cuaca El Niño. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Harga minyak sawit mentah (CPO) global berpeluang besar untuk melonjak tajam dalam waktu dekat. Secara spesifik, para analis memproyeksikan bahwa harga komoditas tersebut dapat menyentuh $1,500 per ton metrik.

Kenaikan tajam ini diperkirakan akan berlangsung pada paruh kedua tahun 2026. Beberapa faktor utama meliputi tingginya harga minyak mentah dunia, program biodiesel domestik, serta ancaman cuaca buruk.

Dampak Biodiesel B50 dan Pasar Energi

Direktur Eksekutif Palm Oil Strategic Policy Institute (Paspi), Tungkot Sipayung, menjelaskan hubungan erat antara harga CPO dan pasar energi. Menurutnya, kerusakan sumur minyak akibat konflik Timur Tengah membutuhkan waktu pemulihan yang lama. Oleh sebab itu, harga minyak mentah dunia diperkirakan akan terus bertahan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Dunia memproyeksikan harga minyak mentah Brent akan rata-rata berada pada level $86 per barel tahun ini. Angka ini jauh melampaui perkiraan rata-rata tahun 2025 yang hanya sebesar $69 per barel.

Baca Juga :  DPR Desak Polisi Ungkap Tiga Orang Hilang Pasca Demo Agustus 2025

Sementara itu, Indonesia bersiap menerapkan pencampuran biodiesel B50 secara mandatori mulai 1 Juli mendatang. Kebijakan ini tentu akan menyerap sebagian besar pasokan minyak sawit untuk kebutuhan dalam negeri. Akibatnya, volume ekspor Indonesia, selaku produsen CPO terbesar di dunia, akan mengalami penurunan drastis.

Proyeksi Harga Global dan Penyesuaian Tarif Kemendag

Ancaman fenomena cuaca El Niño juga berpotensi memangkas hasil panen kelapa sawit secara signifikan. Dengan demikian, keterbatasan pasokan ini akan mengerek harga CPO global ke tingkat tertinggi.

Bank Dunia memproyeksikan harga rata-rata CPO global tahun ini mencapai $1,089 per ton. Sebagai perbandingan, harga rata-rata CPO pada tahun lalu hanya sebesar $1,007 dolar AS per ton.

Data dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) juga menunjukkan tren yang serupa. Sebagai contoh, harga CIF Rotterdam pada kuartal pertama tahun ini menyentuh $1,356 dolar AS per ton.

Baca Juga :  Rakyat Jepang Berikan Suara di Tengah Skandal dan Salju Tebal

Meskipun demikian, Kementerian Perdagangan justru menurunkan harga referensi CPO untuk periode Juni sebesar 1,9%. Langkah ini menempatkan harga referensi pada level $1.029,51 per ton. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana, menyebut keputusan ini lahir dari melemahnya permintaan ekspor dari India.

Transformasi Ekspor Melalui Danantara

Pemerintah Indonesia juga tengah melakukan reformasi struktural besar-besaran di sektor ekspor komoditas strategis. Selanjutnya, otoritas resmi meluncurkan operasional Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) pada 1 Juni kemarin. Lembaga baru ini bertugas mengelola sistem ekspor satu pintu (single-gate) mulai 1 Januari 2027.

Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES), Suroto, menilai DSI memiliki potensi besar untuk berkembang pesat. Oleh karena itu, ia menyarankan pemerintah untuk mencontoh kesuksesan Malaysia dalam mengelola industri perkebunan.

Suroto menyamakan peran Danantara dengan Federal Land Development Authority (FELDA) di Malaysia. Sedangkan, DSI dapat beroperasi secara profesional layaknya perusahaan FGV Holdings Berhad. Dengan demikian, Indonesia dapat mengintegrasikan aset perkebunan negara untuk menyejahterakan para petani swadaya secara berkelanjutan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB