Mesir Harap Kebijakan Ekspor Satu Pintu CPO Berjalan Mulus

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Angin segar bagi industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO bertahan tinggi akibat pengetatan pasokan Indonesia dan ancaman El Nino. Dok: Istimewa.

Angin segar bagi industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO bertahan tinggi akibat pengetatan pasokan Indonesia dan ancaman El Nino. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Mesir berharap kebijakan ekspor satu pintu kelapa sawit Indonesia tidak mengganggu kelancaran pasokan.

Indonesia meluncurkan sistem baru yang memusatkan seluruh kegiatan ekspor minyak sawit sejak bulan lalu.

Lembaga baru bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) kini mengendalikan penuh rantai perdagangan luar negeri itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah penertiban ini bertujuan untuk mencegah kebocoran pendapatan negara dari sektor komoditas strategis.

Minyak kelapa sawit mentah merupakan komoditas ekspor andalan utama Indonesia menuju pasar Mesir.

Duta Besar Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy memberikan tanggapan positif mengenai aturan baru itu.

Elshemy menegaskan bahwa negaranya menghormati keputusan kedaulatan ekonomi pemerintah Indonesia saat ini.

Baca Juga :  TNI Bubarkan Konvoi Bendera GAM di Lhokseumawe, Pistol dan Rencong Disita

Namun, ia meminta pemerintah Indonesia menjamin stabilitas pengiriman minyak sawit tetap lancar tanpa hambatan logistik.

“Bagi kami, hal yang paling utama adalah kelancaran arus perdagangan kedua negara,” ujar Elshemy di Jakarta.

Elshemy meyakini komunikasi yang baik antara mitra kedua negara akan menjaga kelancaran ekspor CPO.

Peningkatan Transparansi dan Nilai Perdagangan

Nilai transaksi perdagangan kelapa sawit bilateral antara Indonesia dan Mesir mencapai 1,2 miliar dolar AS setiap tahun.

Ia menilai kebijakan satu pintu ini merupakan upaya positif Indonesia untuk memperkuat transparansi keuangan negara.

Data resmi menunjukkan nilai total perdagangan Indonesia dan Mesir menyentuh angka 2,4 miliar dolar AS pada 2025.

Indonesia membukukan surplus perdagangan yang sangat besar hingga mencapai 1,5 miliar dolar AS dari Mesir.

Baca Juga :  Pemkab Sintang Tanggung Jaminan BPJS 4.500 Buruh

Perdagangan kedua negara juga berjalan sangat cepat dengan membukukan nilai 1,3 miliar dolar AS hingga April 2026.

Selain minyak sawit, Danantara juga mengawasi ekspor batubara serta feronikel secara ketat.

Transisi Sistem Pelaporan Melalui Bea Cukai

Saat ini, perusahaan swasta hanya perlu melaporkan aktivitas ekspor melalui portal khusus milik kantor bea cukai.

Danantara baru akan mengambil alih seluruh proses administrasi ekspor secara penuh mulai awal tahun depan.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono menjelaskan bahwa aktivitas perdagangan luar negeri saat ini masih berjalan normal.

“Eksportir hanya mendapatkan tugas tambahan untuk mengirimkan laporan kepada Danantara lewat sistem bea cukai,” pungkas Eddy.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir
Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS
Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia
Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei
Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer
Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen
Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh
Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:00 WIB

Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Berita Terbaru