Krisis Loyalitas NATO: Bocoran Email Pentagon Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris

Sabtu, 25 April 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terobosan besar di jalur diplomasi Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat dan Iran bersiap menandatangani kesepakatan damai akhir pekan ini untuk membuka kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

Terobosan besar di jalur diplomasi Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim Amerika Serikat dan Iran bersiap menandatangani kesepakatan damai akhir pekan ini untuk membuka kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Fondasi aliansi transatlantik NATO mengalami guncangan internal yang hebat. Sebuah dokumen rahasia Pentagon memaparkan rencana strategis baru. Washington ingin menghukum negara anggota yang tidak kooperatif dalam perang terhadap Iran.

Dalam konteks ini, bocoran email mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap administrasi Donald Trump. Oleh karena itu, Washington kini mempertimbangkan langkah-langkah punitif. Langkah ini bertujuan memastikan kontribusi nyata setiap anggota NATO bagi keamanan global.

Sengketa Hak ABO: Dasar Loyalitas NATO

Pilar utama perselisihan ini berakar pada penolakan sejumlah negara Eropa. Mereka enggan memberikan hak lintas udara dan penggunaan pangkalan militer bagi armada AS. Seorang pejabat Pentagon menegaskan pentingnya standar minimum ABO bagi setiap anggota aliansi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara khusus, Washington membidik Spanyol di bawah kepemimpinan sosialis. Madrid melarang penggunaan pangkalan MorΓ³n dan pangkalan laut Rota untuk menyerang Iran. Akibatnya, Pentagon mengusulkan opsi penangguhan Spanyol dari posisi strategis di birokrasi NATO. Langkah ini berfungsi sebagai peringatan keras bagi Madrid.

Baca Juga :  Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Tekanan bagi London: Isu Kedaulatan Kepulauan Falkland

Langkah paling mengejutkan adalah opsi peninjauan kembali kedaulatan Kepulauan Falkland. Dalam hal ini, Washington berniat memanfaatkan isu sensitif tersebut sebagai alat tawar politik. Target utamanya adalah Perdana Menteri Keir Starmer.

Terlebih lagi, Presiden Donald Trump sebelumnya melontarkan kritik pedas kepada Starmer. Ia menyebut pemimpin Inggris itu bukan sosok Winston Churchill. Trump kesal karena Inggris awalnya menolak penggunaan pangkalan udara di wilayah konflik. Presiden Argentina Javier Milei kini merupakan sekutu dekat Trump. Oleh sebab itu, perubahan posisi AS terkait Falkland akan memukul diplomasi London secara mematikan.

Narasi “Macan Kertas” dan Ancaman Penarikan Diri

Sekretaris Pers Pentagon, Kingsley Wilson, mengonfirmasi pencarian opsi penguatan aliansi. Pemerintah ingin memastikan sekutu tidak hanya menjadi “macan kertas”. Selain itu, retorika penarikan diri Amerika Serikat dari NATO kembali menguat di Gedung Putih.

Baca Juga :  BMKG: Hujan Meluas di Jabodetabek dan Sejumlah Kota Besar Indonesia

Menteri Pertahanan Pete Hegseth menambahkan bahwa perang Iran menyingkap kerentanan sistemik di Eropa. Menurutnya, rudal Iran mampu menjangkau daratan Eropa. Namun, para pemimpin benua tersebut tetap ragu untuk berdiri bersama Washington. “Aliansi tidak akan kuat jika anggota lain enggan mendampingi Anda saat Anda membutuhkan mereka,” tegas Hegseth.

Respon Eropa: Antara Kedaulatan dan Aliansi

Inggris dan Prancis berkukuh pada kedaulatan mereka. Mereka menilai keterlibatan dalam blokade laut AS sama dengan menyatakan perang secara resmi. Meskipun demikian, mereka bersedia menjaga navigasi di Selat Hormuz setelah gencatan senjata permanen tercapai.

Pada akhirnya, kedaulatan kebijakan luar negeri setiap negara bertabrakan dengan prinsip “America First”. Dengan demikian, perdebatan internal di Pentagon mempertaruhkan masa depan NATO. Konflik ini memuncak di tengah berkecamuknya api peperangan di Timur Tengah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB