Pemprov DKI Relokasi Pedagang Barito Selama Penataan Taman Bendera Pusaka

Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Pasar Jaya mendata pedagang Barito yang akan direlokasi ke pasar milik Pemprov DKI Jakarta selama penataan Taman Bendera Pusaka. (Dok-Istimewa)

Petugas Pasar Jaya mendata pedagang Barito yang akan direlokasi ke pasar milik Pemprov DKI Jakarta selama penataan Taman Bendera Pusaka. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan kemudahan bagi pedagang di kawasan Barito selama proses penataan Taman Bendera Pusaka. Kemudahan itu mencakup relokasi ke pasar-pasar milik Perumda Pasar Jaya, bebas biaya sewa selama tiga bulan, serta kebebasan memilih lokasi relokasi sesuai kenyamanan pedagang.

Beberapa pasar yang disiapkan antara lain Pasar Mampang Prapatan, Lebak Bulus, Pondok Labu, Pondok Indah, Tebet Barat, Tebet Timur, Bata Putih, dan Kebayoran Lama.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh kebijakan Pemprov DKI Jakarta. “Karena ini program Pemprov DKI, Pasar Jaya siap mendukung kebijakan yang diminta. Kami menyiapkan pasar-pasar untuk relokasi, dan pedagang akan dibebaskan biaya sewa selama tiga bulan,” kata Agus, Minggu (10/8/2025).

Selain itu, kata Agus, proses relokasi dilakukan secara terkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Selatan dan perangkat daerah terkait. Pasar Jaya juga membantu pendataan pedagang yang siap pindah. “Kami bantu sepenuhnya, mulai dari pemilihan lokasi hingga kepindahan. Saat ini masih koordinasi terkait daftar pedagang yang akan direlokasi,” tandasnya.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,9 Gegerkan Bekasi, Ini Wilayah Terdampak

Sebagai informasi, Pemprov DKI kini mengintegrasikan tiga taman eksisting, yakni Taman Langsat, Taman Leuser, dan Taman Ayodya, menjadi Taman Bendera Pusaka. Taman ini dirancang sebagai ruang terbuka hijau, destinasi rekreasi, serta pusat interaksi sosial yang mendukung kesehatan warga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB