Polri Perkuat PPA, Mata Kuliah Khusus Masuk Kurikulum Polwan

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Posnews/Ist)

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perlindungan perempuan dan anak (PPA) terus menguat sebagai agenda strategis nasional.

Isu ini tidak hanya menyangkut pemenuhan hak asasi manusia, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Di Indonesia, pemerintah bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi masih terjadi, pemerintah dan aparat terkait terus mengembangkan kebijakan serta inovasi untuk memastikan perlindungan hukum berjalan efektif.

Polri memainkan peran kunci dalam upaya ini. Melalui pembentukan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Polri menghadirkan pendekatan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada pemulihan korban.

Baca Juga :  Starmer Minta Maaf Soal Mandelson dan Pertahankan Kepala Staf

Unit ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus perempuan dan anak di berbagai wilayah.

Penguatan tersebut ditopang oleh kerangka hukum yang solid, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sejumlah regulasi, seperti Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, hingga Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan, menjadi pijakan dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan berperspektif hak asasi manusia.

Sejalan dengan itu, Polri terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Polri menggelar pelatihan berkelanjutan, menyusun standar operasional prosedur, serta memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk memastikan setiap personel peka terhadap isu gender dan kelompok rentan.

Sebagai langkah progresif, Polri berencana memasukkan mata kuliah Perempuan dan Kelompok Rentan ke dalam kurikulum S1 Bintara Polwan di STIK–PTIK.

Baca Juga :  Kampus Memanas, Mahasiswa UNM Bentrok - 5 Motor Ludes Terbakar di Parangtambung

Kebijakan ini membentuk Polwan profesional yang berempati dalam menangani kasus perempuan dan anak.

Penguatan Pendidikan

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, penguatan pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi institusi.

“Polri tidak hanya memperkuat penegakan hukum, tetapi juga membangun fondasi perlindungan melalui pendidikan,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, integrasi kurikulum ini menjadi bukti komitmen Polri untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.

Dengan langkah ini, Polri optimistis memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak yang inklusif, adil, dan berorientasi pada pemulihan korban.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan
BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan
Kolonel Priyo Handoyo: Jejak Prajurit Infanteri hingga Komandan Upacara HUT RI
Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa
Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Kasino Batam Digerebek! 197 Orang Diamankan, Uang Rp7,79 Miliar Disita
Kapolri Sigit: Kemerdekaan Harus Menghadirkan Rasa Aman dan Kesejahteraan
Tiga Menit untuk Indonesia, Masyarakat Diminta Hening Saat Detik Proklamasi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:47 WIB

KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:40 WIB

BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Kolonel Priyo Handoyo: Jejak Prajurit Infanteri hingga Komandan Upacara HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Malam Merdeka Tetap Digelar, Kembang Api Ditunda untuk Hormati Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Berita Terbaru

Gelombang drone dan rudal menghantam infrastruktur sipil di Rusia dan Ukraina, menewaskan total 19 orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone dan Rudal Tewaskan 19 Orang di Rusia-Ukraina

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:15 WIB

Komandan militer AS di Timur Tengah memuji kepemimpinan awak USS Lincoln, sementara utusan AS Jared Kushner menggelar pertemuan langka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:38 WIB