Polri Ungkap Alasan Tunjuk Dirnarkoba Jabat Plh Kapolresta Sleman, Usai Kombes Edy Dicopot

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto. (Posnews/Ist)

Eks Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto. (Posnews/Ist)

SLEMAN, POSNEWS.CO.ID – Polri membeberkan alasan penunjukan pelaksana harian (Plh) Kapolresta Sleman setelah mencopot Kombes Pol Edy Setyanto dari jabatannya.

Langkah cepat ini menyusul polemik penanganan kasus Hogi Minaya yang memicu sorotan publik.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, Polri menunjuk Plh Kapolresta Sleman demi menjaga pelayanan publik tetap berjalan normal dan optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polri mengambil langkah ini agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).

Hasil Audit Jadi Dasar Penonaktifan

Penonaktifan Kombes Edy Setyanto berlandaskan rekomendasi Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang digelar Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Meluas, 48 RT dan 16 Jalan Tergenang Air hingga 170 Cm

Berdasarkan rekomendasi tersebut, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono langsung menunjuk Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Pol Roedy Yolieanto sebagai Plh Kapolresta Sleman.

“Hari ini Kapolda DIY menunjuk Plh Kapolresta Sleman dari pejabat utama, yakni Dirresnarkoba,” kata Trunoyudo.

ADTT dilakukan pada 26 Januari 2026 untuk menelusuri penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 26 April 2025.

Hasil audit menemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan. Kondisi itu dinilai memicu kegaduhan di masyarakat dan berdampak pada penurunan citra Polri.

“Proses penyidikan dinilai menimbulkan polemik luas di masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Gelar hasil sementara ADTT berlangsung pada 30 Januari 2026. Seluruh peserta sepakat merekomendasikan penonaktifan Kapolresta Sleman hingga pemeriksaan lanjutan tuntas.

Baca Juga :  Drama Suami Cemburu Berujung Mengerikan, 2 Warga Jakarta Selatan Kritis Dihujani Ditusukan

Kronologi Kasus Hogi Minaya

Kasus ini bermula dari peristiwa di Jalan Solo, Maguwoharjo, Sleman, pada 26 April 2025. Saat itu, Hogi Minaya mengejar dua penjambret yang merampas tas istrinya, Arsita (39).

Hogi memepet sepeda motor pelaku hingga terjadi kecelakaan. Dua penjambret berinisial RDA dan RS, warga Pagar Alam, Sumatera Selatan, tewas di lokasi kejadian.

Meski bertindak mengejar pelaku kejahatan, polisi menetapkan Hogi sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas. Ia dijerat Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 311 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Polri menegaskan proses hukum tetap berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian di wilayah Sleman tetap kondusif. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Diserang Saat Duduk di Motor, ASN di Ilaga Dievakuasi Pisau Masih Tertancap
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 06:00 WIB

Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang

Senin, 2 November 2026 - 19:49 WIB

Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump membahas potensi kesepakatan perdagangan menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:21 WIB

Polisi Israel membebaskan tersangka dugaan suap pemilih. Keputusan ini memukul telak manuver Partai Likud pimpinan Netanyahu yang berusaha menolak hasil pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:11 WIB

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

INTERNASIONAL

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB

Gencatan senjata lokal 6 hari di Oleshky Kherson berakhir. 167 warga sipil berhasil dievakuasi lewat rute transit Belarus usai mediasi Melania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:30 WIB