Puteri Komarudin Tanggapi Isu Gantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora, Ini Penjelasannya

Selasa, 9 September 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi Partai Golkar, Puteri Komarudin, merespons santai isu dirinya ditunjuk menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora, Selasa (9/9/2025). Dok-Partai Golkar

Politisi Partai Golkar, Puteri Komarudin, merespons santai isu dirinya ditunjuk menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora, Selasa (9/9/2025). Dok-Partai Golkar

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Politisi Partai Golkar, Puteri Anetta Komarudin, akhirnya angkat bicara soal kabar dirinya ditunjuk menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Anggota Komisi XI DPR RI itu merespons isu tersebut dengan santai. Puteri menegaskan bahwa publik akan mengetahui kebenaran kabar itu saat Presiden melantik menteri baru.

“Nanti akan terklasifikasi sendiri beritanya pas pelantikan menteri yang benar,” ujar Puteri dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).

Sebagai catatan, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dito Ariotedjo dari jabatan Menpora pada Senin, 8 September 2025. Namun hingga kini, Prabowo belum melantik pengganti Dito.

Baca Juga :  Balita Raya Meninggal di Sukabumi, Kemensos Lakukan Asesmen Keluarga

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa calon pengganti Dito belum bisa dilantik karena sedang berada di luar kota.

“Berkenaan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, pengganti kebetulan sedang di luar kota sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari,” kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Baca Juga :  Kejagung Sita 152 Bidang Tanah Tersangka Kasus Korupsi Kredit Sritex Senilai Rp510 Miliar

Dengan demikian, Prasetyo memastikan pemerintah akan menjadwalkan ulang pelantikan Menpora baru pada prosesi berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, posisi Menpora masih kosong pasca-pencopotan Dito. Sejumlah nama dari kalangan partai politik, termasuk Puteri Komarudin, masuk dalam bursa calon menteri yang akan mengisi kursi tersebut. Keputusan final tetap berada di tangan Presiden Prabowo, yang menurut sumber Istana akan segera menetapkan nama baru dalam waktu dekat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,58 Juta, KAI Catat Okupansi 40,87 Persen
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam
Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati
Pemerintah Wacanakan Komnas HAM Punya Kewenangan Penyidikan Kasus HAM Berat
Berantas Narkoba Internal, Kapolri Perintahkan Tes Urine Massal di Seluruh Indonesia
Istri Eks Kapolres Bima dan Aipda Dianita Positif Ekstasi, Bareskrim Polri Lakukan Rehabilitasi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus 1,58 Juta, KAI Catat Okupansi 40,87 Persen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:57 WIB

ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:51 WIB

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:19 WIB

Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:31 WIB

Pemerintah Wacanakan Komnas HAM Punya Kewenangan Penyidikan Kasus HAM Berat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB