AS Berencana Hentikan Layanan Imigrasi di Kota Suaka

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada akhir tahun 2026. Dok: Istimewa.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada akhir tahun 2026. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat tengah merancang rencana imigrasi yang sangat ekstrem. Melalui kebijakan ini, mereka bersiap menghentikan pemeriksaan penumpang internasional di bandara-bandara utama.

Secara spesifik, langkah tersebut menyasar kota-kota suaka yang menolak kerja sama penertiban imigran. Dengan demikian, kebijakan kontroversial ini dapat memicu kekacauan pariwisata dunia.

Ancaman Serius Jelang Piala Dunia 2026

Rencana ekstrem ini bergulir tepat sebulan menjelang turnamen Piala Dunia 2026. Padahal, jutaan turis asing kini tengah bersiap membanjiri wilayah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Markwayne Mullin, telah mengonfirmasi rancangan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihak pemerintah belum mengambil keputusan final.

Baca Juga :  Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

“Kami seharusnya tidak memproses penerbangan internasional ke kota-kota mereka,” ujar Mullin kepada Fox News. Selain itu, ia menuduh politisi Demokrat menghalangi penegakan hukum federal.

Bandara Besar yang Menghadapi Ancaman

Pemerintah AS kini telah merilis daftar kota suaka dengan bandara internasional yang sibuk. Tentunya, daftar ini didominasi oleh kota-kota besar yang dikuasai politisi Demokrat.

Sebagai contoh, beberapa bandara yang terancam meliputi Boston, Denver, Philadelphia, Chicago, dan Los Angeles. Selanjutnya, bandara sibuk di New York dan San Francisco juga masuk dalam daftar tersebut.

Nantinya, kebijakan ini akan menarik seluruh petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP). Akibatnya, pesawat asing tidak akan mendapatkan izin mendarat di bandara-bandara tersebut.

Penolakan Keras dari Industri Penerbangan

Asosiasi Perjalanan AS menyatakan kekhawatiran mendalam setelah berdiskusi langsung dengan Mullin. Oleh sebab itu, mereka memperingatkan ancaman kehancuran ekonomi bagi masyarakat lokal.

Baca Juga :  Raja Charles Kunjungi Washington di Tengah Krisis Hubungan AS-Inggris

Sebagai gambaran, tiga bandara di New York melayani hingga 50 juta turis asing tahun lalu. Dengan begitu, penghentian layanan imigrasi berpotensi mematikan bisnis wisata lokal secara instan.

Di sisi lain, asosiasi maskapai Airlines for America memprediksi gangguan parah pada kargo global. Maka dari itu, mereka mendesak pemerintah federal segera membatalkan rencana merugikan tersebut.

Alasan Penolak Kerja Sama Imigrasi

Sebaliknya, kubu Demokrat tetap membela kebijakan kota suaka yang mereka terapkan. Bahkan, mereka menuntut reformasi total badan imigrasi setelah terjadi beberapa insiden kekerasan.

Salah satunya, tewasnya dua warga AS di Minneapolis yang menjadi pemicu utama kemarahan publik. Sebab, warga menilai tindakan petugas imigrasi federal saat itu terlalu agresif.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan
Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik
Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional
Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang
Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda
Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas
Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal
Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12 WIB

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan

Jumat, 6 November 2026 - 09:40 WIB

Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional

Jumat, 6 November 2026 - 08:30 WIB

Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang

Jumat, 6 November 2026 - 07:26 WIB

Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda

Berita Terbaru

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Posnews/Sekneg)

NASIONAL

Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:28 WIB

Kelangkaan NVIDIA RTX 50 Series mendorong produsen GPU di Asia kembali memasarkan RTX 3060 dan RTX 3050. Simak ulasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan RTX 50 Dorong Produsen Memproduksi Seri 30

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:29 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sikap DPR terkait kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Dasco Minta DPR Kawal Kasus Penyadapan Prabowo

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:03 WIB