WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat tengah merancang rencana imigrasi yang sangat ekstrem. Melalui kebijakan ini, mereka bersiap menghentikan pemeriksaan penumpang internasional di bandara-bandara utama.
Secara spesifik, langkah tersebut menyasar kota-kota suaka yang menolak kerja sama penertiban imigran. Dengan demikian, kebijakan kontroversial ini dapat memicu kekacauan pariwisata dunia.
Ancaman Serius Jelang Piala Dunia 2026
Rencana ekstrem ini bergulir tepat sebulan menjelang turnamen Piala Dunia 2026. Padahal, jutaan turis asing kini tengah bersiap membanjiri wilayah Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Markwayne Mullin, telah mengonfirmasi rancangan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihak pemerintah belum mengambil keputusan final.
“Kami seharusnya tidak memproses penerbangan internasional ke kota-kota mereka,” ujar Mullin kepada Fox News. Selain itu, ia menuduh politisi Demokrat menghalangi penegakan hukum federal.
Bandara Besar yang Menghadapi Ancaman
Pemerintah AS kini telah merilis daftar kota suaka dengan bandara internasional yang sibuk. Tentunya, daftar ini didominasi oleh kota-kota besar yang dikuasai politisi Demokrat.
Sebagai contoh, beberapa bandara yang terancam meliputi Boston, Denver, Philadelphia, Chicago, dan Los Angeles. Selanjutnya, bandara sibuk di New York dan San Francisco juga masuk dalam daftar tersebut.
Nantinya, kebijakan ini akan menarik seluruh petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP). Akibatnya, pesawat asing tidak akan mendapatkan izin mendarat di bandara-bandara tersebut.
Penolakan Keras dari Industri Penerbangan
Asosiasi Perjalanan AS menyatakan kekhawatiran mendalam setelah berdiskusi langsung dengan Mullin. Oleh sebab itu, mereka memperingatkan ancaman kehancuran ekonomi bagi masyarakat lokal.
Sebagai gambaran, tiga bandara di New York melayani hingga 50 juta turis asing tahun lalu. Dengan begitu, penghentian layanan imigrasi berpotensi mematikan bisnis wisata lokal secara instan.
Di sisi lain, asosiasi maskapai Airlines for America memprediksi gangguan parah pada kargo global. Maka dari itu, mereka mendesak pemerintah federal segera membatalkan rencana merugikan tersebut.
Alasan Penolak Kerja Sama Imigrasi
Sebaliknya, kubu Demokrat tetap membela kebijakan kota suaka yang mereka terapkan. Bahkan, mereka menuntut reformasi total badan imigrasi setelah terjadi beberapa insiden kekerasan.
Salah satunya, tewasnya dua warga AS di Minneapolis yang menjadi pemicu utama kemarahan publik. Sebab, warga menilai tindakan petugas imigrasi federal saat itu terlalu agresif.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












