Reshuffle Kabinet Prabowo: Lima Menteri Diganti, Satu Kementerian Baru Dibentuk

Senin, 8 September 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto bersama Mensesneg Prasetyo Hadi saat mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (8/9/2025). Foto-Setpres

Presiden Prabowo Subianto bersama Mensesneg Prasetyo Hadi saat mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (8/9/2025). Foto-Setpres

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto akhirnya merombak Kabinet Merah Putih. Keputusan reshuffle itu ia umumkan pada Senin (8/9/2025) sore di Istana Negara.

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan lima kementerian berganti pimpinan dan satu kementerian baru resmi dibentuk.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, terdapat lima kementerian yang berganti pimpinan dan satu kementerian baru dibentuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada sore hari ini, Presiden memutuskan perubahan Kabinet Merah Putih di jabatan kementerian. Ada satu kementerian baru dan lima kementerian yang mengalami perubahan. Maka sore hari ini akan dilantik,” kata Prasetyo di Istana Negara.

Baca Juga :  Korlantas Larang Truk Sumbu Tiga Saat Nataru 2026, Kecelakaan Disebut Bisa Turun Drastis

Adapun kementerian yang terkena reshuffle, yakni:

  • Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam)

  • Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

  • Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop)

  • Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Pekerja (kementerian baru)

  • Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)

Presiden Prabowo akan memimpin pelantikan menteri baru sore ini di Istana Negara Jakarta.

Baca Juga :  Gedung DPRD Kota Kediri Terbakar Hebat, Lantai Atas Runtuh Akibat Unjuk Rasa

Reshuffle ini menjadi langkah strategis Prabowo dalam menata ulang Kabinet Merah Putih untuk memperkuat arah kebijakan pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Istana belum mengumumkan nama-nama menteri baru yang akan mengisi jabatan tersebut.

Menurut sumber di Istana, reshuffle ini juga bertujuan memperkuat stabilitas politik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan perlindungan pekerja migran di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB

Laporan evaluasi keamanan kecerdasan buatan. Anthropic memimpin peringkat keamanan AI global, namun seluruh industri gagal membendung ancaman eksistensial manusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial

Rabu, 8 Jul 2026 - 17:30 WIB

Ledakan industri kecerdasan buatan. Samsung Electronics memproyeksikan lonjakan laba operasional hingga 19 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Raksasa Chip Samsung Cetak Rekor, Laba Melonjak

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:28 WIB