Raksasa Chip Samsung Cetak Rekor, Laba Melonjak

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan industri kecerdasan buatan. Samsung Electronics memproyeksikan lonjakan laba operasional hingga 19 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini. Dok: Istimewa.

Ledakan industri kecerdasan buatan. Samsung Electronics memproyeksikan lonjakan laba operasional hingga 19 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini. Dok: Istimewa.

SEOUL, POSNEWS.CO.ID – Raksasa teknologi Samsung Electronics kembali memamerkan dominasi mutlak mereka dalam pasar semikonduktor global.

Lonjakan Laba Fantastis Akibat Demam AI

Samsung memproyeksikan kenaikan laba operasional sebesar 1.810 persen pada kuartal kedua. Angka tersebut setara dengan hampir 19 kali lipat dari pencapaian tahun lalu.

Perusahaan memperkirakan perolehan laba operasional mencapai 89,4 triliun won (sekitar 58,4 miliar dolar AS). Permintaan global yang luar biasa terhadap chip memori pusat data AI mendorong pertumbuhan masif ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Samsung berhasil menghindari ancaman mogok kerja karyawan pada bulan Mei lalu. Manajemen berhasil mencapai kesepakatan terkait bonus pekerja sebelum aksi tersebut meluas.

Baca Juga :  Trump dan Xi Jinping Bertemu di Beijing Bahas Krisis Iran

Lampaui Prediksi Pasar dan Pertumbuhan Pendapatan

Pencapaian luar biasa ini melampaui prediksi rata-rata para analis pasar sebesar 6,2 persen. Kantor Berita Yonhap melaporkan angka tersebut sebagai rekor keuntungan kuartalan terbaru Samsung.

Samsung menyebut pendapatan perusahaan juga melonjak sebesar 129 persen menjadi 171 triliun won. Raksasa teknologi asal Seoul ini akan merilis laporan keuangan final pada akhir bulan ini.

Proyek Strategis dan Antisipasi Risiko Pasar

Samsung dan kompetitor domestik SK hynix kini sedang membangun pusat manufaktur semikonduktor raksasa. Kedua perusahaan menanamkan investasi gabungan sebesar 800 triliun won di wilayah barat daya Korea Selatan.

Sebagian analis mengkhawatirkan potensi penundaan investasi infrastruktur kecerdasan buatan secara global. Namun, analis Counterpoint Research MS Hwang menilai permintaan pasar masih sangat kuat.

Hwang menyebut penundaan proyek pusat data hanya terjadi pada beberapa pemain yang kurang kompetitif. Menurutnya, kondisi tersebut tidak menggambarkan perlambatan pasar AI secara umum.

Baca Juga :  Moonlit Orchard Bawa Tradisi Nusantara Tantang Dominasi Global

Perdebatan Pajak dan Status Sosial Karyawan

Keberhasilan industri semikonduktor ini menghasilkan limpahan penerimaan pajak yang sangat besar bagi negara. Kepala Staf Kepresidenan Kang Hoon-sik menjelaskan rencana penggunaan dana tak terduga tersebut.

Pemerintah akan memanfaatkan dana pajak untuk mendanai proyek teknologi masa depan. Selain itu, negara juga menyalurkan bantuan perumahan dan lapangan kerja bagi generasi muda.

Menariknya, kesuksesan finansial ini turut melahirkan fenomena sosial yang unik di Korea Selatan. Lembaga biro jodoh Sunoo melaporkan bahwa bekerja di Samsung kini meningkatkan nilai pasar pernikahan seseorang.

Gengsi profesi pembuat chip tersebut kini sudah setara dengan dokter dan pengacara. Bahkan, sebuah jaket sederhana berlogo SK hynix sempat menjadi simbol kekayaan yang viral di internet.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4.800 Pekerja Tumbang, Divisi Xbox Hadapi Krisis
Apple Tunda Proyek AirPods Kamera demi Keamanan Privasi
Sony Kucurkan Rp 629 Miliar, Sulap Pabrik Cakram PlayStation
Moonlit Orchard Bawa Tradisi Nusantara Tantang Dominasi Global
Pra-Pemesanan GTA VI Kabarnya Tembus US$1 Miliar
Sony Hadirkan Call of Duty dan RPG Seru Gratis
OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia
UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:28 WIB

Raksasa Chip Samsung Cetak Rekor, Laba Melonjak

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:19 WIB

4.800 Pekerja Tumbang, Divisi Xbox Hadapi Krisis

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:08 WIB

Apple Tunda Proyek AirPods Kamera demi Keamanan Privasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:50 WIB

Sony Kucurkan Rp 629 Miliar, Sulap Pabrik Cakram PlayStation

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:18 WIB

Moonlit Orchard Bawa Tradisi Nusantara Tantang Dominasi Global

Berita Terbaru

Ledakan industri kecerdasan buatan. Samsung Electronics memproyeksikan lonjakan laba operasional hingga 19 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Raksasa Chip Samsung Cetak Rekor, Laba Melonjak

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:28 WIB

Pukulan telak industri game. Microsoft memangkas 4.800 pekerja secara global dan merestrukturisasi divisi Xbox akibat krisis biaya perangkat keras. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

4.800 Pekerja Tumbang, Divisi Xbox Hadapi Krisis

Rabu, 8 Jul 2026 - 15:19 WIB

Dampak perang energi. Serangan drone jarak jauh Ukraina merusak unit penyulingan utama di kilang minyak Omsk, memicu potensi krisis bahan bakar di Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gempuran Drone Ukraina Paksa Kilang Minyak Rusia Setop

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:04 WIB

Langkah taktis pemimpin Reform UK. Nigel Farage memicu pemilu sela di Clacton guna menghindari penyelidikan komite etik terkait donasi rahasia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris

Rabu, 8 Jul 2026 - 13:56 WIB

Jalan buntu di Doha. Delegasi Amerika Serikat dan Iran mengakhiri perundingan tidak langsung tanpa menghasilkan kemajuan perdamaian yang nyata. Dok: REUTERS/Stringer

INTERNASIONAL

AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker

Rabu, 8 Jul 2026 - 12:38 WIB