Ridwan Kamil Siap Terima Hasil Tes DNA, Kuasa Hukum Pastikan Legowo

Rabu, 20 Agustus 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum Ridwan Kamil menegaskan kliennya siap menerima hasil tes DNA secara legowo. (Dok-Istimewa)

Kuasa hukum Ridwan Kamil menegaskan kliennya siap menerima hasil tes DNA secara legowo. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Mochamad Ridwan Kamil, menyatakan siap menerima apa pun hasil tes DNA yang saat ini tengah ditunggu. Tes DNA tersebut berkaitan dengan kasus hukum yang menyeret namanya bersama Lisa Mariana.

Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, menegaskan kliennya tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, hasil tes DNA akan menjadi bukti ilmiah yang harus dihormati semua pihak.

Baca Juga :  Kericuhan di Polres Metro Bekasi Kota, Polisi Tembakkan Gas Air Mata untuk Bubarkan Massa

“Pak Ridwan Kamil sudah menyiapkan diri. Apa pun hasilnya, beliau siap menerimanya dengan lapang dada,” ujar Muslim Jaya kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).

Hasil Tes DNA Jadi Penentu

Tes DNA ini disebut menjadi bukti penting untuk memastikan kebenaran dalam perkara yang sedang ditangani penyidik. Kuasa hukum menekankan, langkah ini sejalan dengan asas keadilan dan transparansi hukum.

“Kami percaya proses hukum akan berjalan objektif. DNA adalah bukti ilmiah yang sulit dibantah,” jelasnya.

Baca Juga :  Mediasi Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Digelar Bareskrim Polri

Harapan Penyelesaian Kasus

Lebih lanjut, Muslim Jaya menegaskan pihaknya berharap masyarakat dapat menunggu hasil resmi tanpa membuat spekulasi. Ia menyebut, Ridwan Kamil ingin kasus ini segera tuntas agar tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

“Yang terpenting sekarang adalah menunggu hasil resmi. Semoga hasil ini membawa titik terang dan keadilan bagi semua pihak,” tambahnya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB