JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Timnas Indonesia membuka perjuangan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura pada laga Grup A Divisi 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua Indonesia dan Singapura dalam waktu kurang dari dua bulan.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada fase grup ASEAN Hyundai Cup 2026 di Jalan Besar Stadium, Singapura, 7 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, duel kali ini menghadirkan situasi berbeda. Pelatih John Herdman kini bisa membawa skuad yang jauh lebih komplet karena FIFA ASEAN Cup masuk kalender resmi FIFA.
Kondisi itu membuka kesempatan bagi sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat Garuda.
Dalam daftar 23 pemain resmi yang diumumkan ASEAN Football Federation, terdapat Emil Audero, Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ole Romeny, hingga Ragnar Oratmangoen.
Sebaliknya, saat tampil pada Piala AFF 2026, Indonesia mengandalkan pemain yang berkompetisi di liga domestik.
Herdman bahkan menyebut hanya sekitar lima pemain dari skuad AFF yang kembali masuk ke tim FIFA ASEAN Cup.
“Seperti yang sudah saya katakan, turnamen AFF sangat berbeda dengan FIFA ASEAN. Di AFF kami memiliki skuad yang berbeda,” kata Herdman dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2026).
Herdman Tak Mau Terjebak Hasil Piala AFF
Indonesia datang ke pertandingan ini setelah gagal melewati fase grup Piala AFF 2026. Hasil imbang 1-1 melawan Singapura pada 7 Agustus lalu menjadi salah satu pertandingan yang membuat perjalanan Garuda di turnamen tersebut berakhir lebih cepat.
Kini, Herdman meminta publik melihat tim yang tampil di FIFA ASEAN Cup sebagai kelompok berbeda.
Pelatih asal Inggris itu mengatakan dirinya memiliki lebih banyak pilihan pemain sekaligus kedalaman skuad untuk melakukan rotasi.
Menurut Herdman, kondisi tersebut penting karena Indonesia harus menjalani pertandingan secara beruntun dalam waktu singkat.
Meski begitu, Herdman menyadari tantangan lain muncul. Sebagian besar pemain sudah sekitar tiga bulan tidak bermain bersama setelah agenda FIFA Matchday Juni.
Karena itu, Herdman meminta para pemain segera menyatu dengan kerangka taktik yang sudah dibangun. Ia juga mengingatkan bahwa dominasi permainan belum tentu menghasilkan kemenangan.
Singapura Tetap Jadi Ancaman
Herdman tidak menganggap Singapura sebagai lawan yang mudah. Ia menilai The Lions memiliki pengalaman yang menjadi modal penting dalam pertandingan besar.
“Kalau melihat secara kualitatif, mereka adalah salah satu tim paling berpengalaman. Kami mungkin memiliki keunggulan kualitatif dalam hal nilai tim. Tetapi nilai sebuah tim hanya sebagus pengalaman, kualitas, dan kemampuan untuk menyatukannya,” ujar Herdman.
Pertemuan terakhir menunjukkan Singapura mampu membuat Indonesia kesulitan. Pada 7 Agustus, Indonesia sempat unggul melalui Ragnar Oratmangoen sebelum Ilhan Fandi menyamakan kedudukan pada menit ke-66.
Hasil 1-1 itu membawa Singapura lolos ke semifinal ASEAN Hyundai Cup, sedangkan Indonesia tersingkir.
Karena itu, duel di SUGBK bukan sekadar pertandingan pembuka.
Laga tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk melihat seberapa cepat skuad yang lebih komplet mampu membangun kembali chemistry dan identitas permainan.
Perkiraan Susunan Pemain Indonesia vs Singapura
Herdman diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1. Namun, susunan ini masih berupa prediksi dan bukan daftar sebelas pemain resmi yang akan menjadi starter.
Indonesia (3-4-2-1):
Maarten Paes; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Kevin Diks; Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny; Mitchell Baker.
Singapura (4-1-4-1):
Izwan Mahbud; Ryhan Stewart, Jacob Mahler, Hariss Harun, Lionel Tan; Song Ui-young; Harhys Stewart, Syahin Hami, Kyoga Nakamura, Glenn Kweh; Shawal Anuar.
Komposisi resmi baru dapat dipastikan setelah kedua tim menyerahkan daftar pemain sebelum pertandingan.
Rekor Pertemuan Indonesia vs Singapura
Lima pertemuan terakhir kedua tim menunjukkan persaingan yang cukup ketat:
- 7 Agustus 2026: Singapura 1-1 Indonesia
- 25 Desember 2021: Indonesia 4-2 Singapura
- 22 Desember 2021: Singapura 1-1 Indonesia
- 9 November 2018: Singapura 1-0 Indonesia
- 25 November 2016: Singapura 1-2 Indonesia
Dalam pertemuan paling anyar, Indonesia sempat memimpin lebih dulu. Namun, Singapura mampu bangkit dan mengamankan hasil imbang.
Modal Indonesia Jelang Laga
Dalam lima pertandingan terakhir, Indonesia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan:
- 7 Agustus 2026: Singapura 1-1 Indonesia
- 3 Agustus 2026: Indonesia 0-3 Vietnam
- 31 Juli 2026: Timor-Leste 0-3 Indonesia
- 27 Juli 2026: Indonesia 5-1 Kamboja
- 9 Juni 2026: Indonesia 1-0 Mozambik.
Sementara itu, Singapura mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir:
- 18 Agustus 2026: Thailand 1-2 Singapura
- 15 Agustus 2026: Singapura 1-3 Thailand
- 7 Agustus 2026: Singapura 1-1 Indonesia
- 31 Juli 2026: Vietnam 0-0 Singapura
- 27 Juli 2026: Singapura 2-0 Timor-Leste.
Catatan tersebut menunjukkan Singapura juga datang dengan pengalaman pertandingan kompetitif yang cukup panjang.
Indonesia Punya Keuntungan Bermain di Jakarta
FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan format satu putaran. Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Seluruh pertandingan Indonesia di fase grup berlangsung di SUGBK. Setelah menghadapi Singapura, Garuda dijadwalkan melawan Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober.
Karena itu, laga melawan Singapura menjadi langkah awal penting untuk membangun posisi Indonesia di Grup A.
Selain mengejar hasil positif, Herdman juga harus memastikan para pemain yang lama tidak berkumpul bisa kembali menyatu dengan cepat.
Pertandingan Indonesia vs Singapura dijadwalkan berlangsung Jumat, 25 September 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK. Laga tersebut menjadi pembuka perjalanan Garuda di Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. **
Editor : Hadwan













