TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Kawasan Asia Timur kini bersiap menghadapi ancaman badai terdahsyat tahun ini.
Ancaman Angin Kencang di Kepulauan Sakishima
Topan Bavi kini mendekati wilayah Kepulauan Sakishima di barat daya Jepang. Badai tersebut membawa kecepatan angin maksimum mencapai 162 kilometer per jam.
Oleh sebab itu, warga setempat bergegas memasang jaring pelindung angin. Mereka memasang jaring tersebut pada rumah dan toko mereka. Selanjutnya, toko-toko dan pantai wisata di Ishigaki resmi menghentikan operasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, maskapai penerbangan membatalkan puluhan jadwal penerbangan domestik. Kebijakan pembatalan ini berlaku hingga hari Sabtu mendatang. Akibatnya, warga segera mengosongkan rak supermarket untuk mengamankan pasokan kebutuhan pokok.
Taiwan Meliburkan Pekerja dan Menutup Pasar Keuangan
Di wilayah tetangga, Pemerintah Taiwan menetapkan status siaga banjir akibat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, otoritas menutup pasar keuangan hari ini. Selain itu, pemerintah meliburkan aktivitas kerja warga di bagian utara.
Sementara itu, petugas menyiapkan pos pembagian kantong pasir di wilayah ibu kota Taipei. Presiden Taiwan Lai Ching-te juga mengimbau warga tetap waspada melalui media sosial. Meskipun badai sedikit melemah, Lai mengingatkan warga tentang potensi bahaya angin kencang.
Selanjutnya, pemerintah mengevakuasi lebih dari 1.000 warga dari wilayah pegunungan timur. Namun, militer tetap menyiagakan hampir 29.000 personel untuk membantu penyelamatan darurat. Oleh sebab itu, maskapai membatalkan seluruh penerbangan Sabtu dari Bandara Taoyuan.
TSMC Tunda Rilis Data Penjualan Bulanan
Dampak cuaca buruk ini bahkan mengganggu aktivitas bisnis raksasa teknologi global. Oleh karena itu, produsen chip terbesar dunia TSMC menunda rilis laporan penjualan Juni. Selanjutnya, manajemen menggeser jadwal pengumuman data dari hari Jumat ke Senin.
Sebaliknya, badai berpotensi menurunkan curah hujan hingga satu meter di Taiwan. Namun, para ahli memprediksi pusat topan tidak akan menghantam daratan secara langsung.
Target Landfall Wenzhou China pada Sabtu Malam
Sementara itu, pakar meteorologi memproyeksikan lintasan badai akan mengarah ke China timur. Selanjutnya, Topan Bavi bersiap menerjang kota pelabuhan Wenzhou pada Sabtu malam.
Oleh karena itu, kota berpenduduk 10 juta jiwa tersebut kini mematangkan persiapan darurat. Langkah ini bertujuan mencegah potensi banjir bandang dan gelombang pasang ekstrem.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












