Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman bagi satwa unik. Pemerintah Australia mengonfirmasi kasus pertama flu burung H5. Kasus ini menyerang burung laut lokal Robe. Dok: Istimewa.

Ancaman bagi satwa unik. Pemerintah Australia mengonfirmasi kasus pertama flu burung H5. Kasus ini menyerang burung laut lokal Robe. Dok: Istimewa.

ROBE, POSNEWS.CO.ID – Kabar buruk kini menimpa ekosistem satwa liar di benua Australia.

Kasus Pertama pada Burung Dara Laut Jambul

Ilmuwan mendeteksi virus flu burung H5 yang sangat menular. Virus tersebut menyerang burung laut lokal untuk pertama kalinya. Pemerintah Australia mengumumkan temuan mengejutkan ini pada hari Jumat.

Hasil uji laboratorium mengonfirmasi infeksi pada burung dara laut jambul. Petugas menemukan burung sakit tersebut di kota Robe, Australia Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pertanian Julie Collins membenarkan perkembangan yang mengkhawatirkan ini. Namun, Collins menegaskan situasi saat ini masih terkendali.

Baca Juga :  JK Terima Dubes Iran, Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Iran-AS

“Kami belum melihat bukti kematian massal akibat flu burung,” ujar Collins. Collins menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di kota Hobart.

Pengawasan Ketat di Australia Selatan

Pemerintah memastikan virus belum menyebar ke peternakan unggas. Risiko kesehatan bagi manusia juga masih tergolong sangat rendah. Meski begitu, pemerintah daerah langsung menerapkan pengawasan ekstra ketat.

Otoritas Australia Selatan memperketat pemantauan di sekitar lokasi penemuan. Ilmuwan kini melacak jalur penularan virus ke burung lokal tersebut. Mereka menduga burung lokal berinteraksi dengan burung laut migran.

Pemerintah telah mencatat 12 kasus H5 sejak Juni lalu. Namun, seluruh kasus sebelumnya hanya menyerang burung laut migran. Kasus kali ini menjadi yang pertama menyerang satwa liar lokal.

Baca Juga :  Eropa: Gelombang Panas Ekstrem Pecahkan Rekor Suhu

Ancaman Kepunahan Satwa Unik Australia

Kehadiran virus H5 mengancam kelangsungan hidup fauna unik Australia. Banyak satwa di benua ini tidak hidup di tempat lain.

Hampir separuh spesies burung liar Australia merupakan satwa endemik. Bahkan, 83 persen mamalia Australia hanya mendiami benua ini.

Virus H5 biasanya menyerang burung air, burung laut, dan pemangsa. Namun, mamalia laut juga menghadapi risiko kematian yang sangat tinggi.

Sebelumnya, ilmuwan menemukan kasus flu burung di pulau terluar. Virus H5 membunuh lebih dari 13.000 anak anjing laut gajah. Bencana maut tersebut melanda Kepulauan Heard pada Juni lalu.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Kebakaran Ruang Bersalin Rumah Sakit di Islamabad
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand
Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima
AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel
Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial
Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko
Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:42 WIB

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial

Berita Terbaru

Wacana Presiden Donald Trump mengubah nama Danau Ontario memicu reaksi keras dari publik dan pemerintah Kanada di tengah krisis perang tarif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:00 WIB

Kisah Gilang Masuk Jaringan Narkoba, Berakhir Ditangkap Bareskrim. (Posnews/Bareskrim)

DAERAH

Dibujuk Keluarga, Gilang Terjerumus Jadi Kurir 43 Kg Sabu

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:26 WIB