BPBD DKI & TNI-AU Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 21 Agustus

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk mencegah banjir dan cuaca ekstrem di Jakarta dan Jabodetabek. Dok Posnews/Ist

Ilustrasi, BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk mencegah banjir dan cuaca ekstrem di Jakarta dan Jabodetabek. Dok Posnews/Ist

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak Minggu, 17 Agustus hingga 21 Agustus 2025 untuk memitigasi bencana hidrometeorologi ekstrem.

OMC merupakan hasil kerja sama BPBD DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Kepala Pelaksana BPBD, Isnawa Adji, menyebut OMC sebagai langkah mitigasi proaktif.

“Berdasarkan prediksi BMKG, ada potensi curah hujan meningkat di pertengahan Agustus. Oleh karena itu, OMC dilaksanakan lima hari, 17–21 Agustus 2025,” jelas Isnawa, Senin (18/8/2025).

Baca Juga :  Kronologis dan Detik-Detik Penangkapan HD, Penembak Pengacara WA di Jakarta Pusat

Prediksi Cuaca Jabodetabek

Direktorat Meteorologi Publik BMKG memprediksi Jabodetabek berpotensi hujan akibat fenomena cuaca tropis dan aktivitas pembentukan awan tebal di Jawa Barat.

“Secara umum, kelembaban wilayah Jabodetabek 40–100% pada lapisan 925–500 hPa. Massa udara labil lemah dengan potensi konveksi sedang,” ujar Fahmi dari BMKG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi Hari Pertama OMC

Direktur Operasi Modifikasi Cuaca, Budi Harsoyo, menyampaikan rencana operasi hari pertama:

Baca Juga :  Kantor yang Hilang: WFH, Produktivitas, dan Masa Depan Kerja

“Strategi kami terfokus. Berdasarkan radar cuaca pagi ini, tim melakukan intervensi dini terhadap awan hujan yang bergerak menuju Jakarta. Prioritas utama adalah memastikan pusat perayaan, terutama Istana Merdeka dan Monas, tetap bebas hujan lebat saat upacara,” ungkap Budi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap OMC lintas sektor ini mampu memitigasi risiko cuaca ekstrem. Semua agenda kenegaraan dan perayaan HUT RI ke-80 diharapkan berlangsung khidmat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga
Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring
KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen
Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok
Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan
Diplomasi Iklim di Ujung Tanduk: Mengapa Komitmen Net-Zero Terhambat Kepentingan Nasional?
Teror di Amsterdam: Ledakan di Sekolah Yahudi Picu Kekhawatiran Global atas Anti-Semitisme
Ukraina Terkepung: Rusia Lancarkan Gelombang Serangan Drone dan Rudal Terbesar Tahun 2026

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:07 WIB

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:43 WIB

Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:20 WIB

KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:04 WIB

Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:29 WIB

Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan

Berita Terbaru