TNI Siap Kirim 8.000 Prajurit ke Gaza, Target Berangkat April–Juni 2026

Senin, 16 Februari 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, TNI Tunggu Perintah Presiden untuk Berangkat ke Gaza. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, TNI Tunggu Perintah Presiden untuk Berangkat ke Gaza. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan kesiapan mengirim 8.000 prajurit dalam misi perdamaian dan kemanusiaan ke Gaza. Namun, keberangkatan pasukan masih menunggu keputusan politik dari Presiden RI.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono memaparkan timeline persiapan misi TNI ke Gaza tersebut.

Ia menjelaskan, TNI menuntaskan pemeriksaan kesehatan dan administrasi hingga Februari 2026. Selanjutnya, TNI menggelar kesiapan pasukan pada akhir Februari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar 1.000 personel kami targetkan siap berangkat awal April 2026. Seluruh elemen 8.000 personel kami siapkan paling lambat akhir Juni 2026,” tegas Donny, Senin (16/2/2026).

Tunggu Keputusan Presiden

Meski demikian, Donny memastikan pemerintah belum menetapkan tanggal pasti keberangkatan. TNI masih menunggu arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Trump Ancam Serang Oman Jika Bantu Iran

Ia juga merujuk pernyataan Kabiro Humas Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait yang menyebut rencana pengiriman pasukan masih dalam tahap persiapan dan pembahasan lintas kementerian.

“Sampai saat ini belum ada keputusan politik negara mengenai tanggal keberangkatan TNI ke Gaza,” ujarnya.

Disiapkan dalam Format Brigade Komposit

Sementara itu, TNI telah menggelar Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia di Mabes TNI pada 12 Februari 2026. Dalam rapat tersebut, pimpinan TNI menetapkan pembentukan pasukan dalam format brigade komposit berjumlah 8.000 personel.

Brigade komposit ini akan terdiri dari berbagai unsur, mulai dari infanteri, kesehatan, zeni, logistik, hingga pendukung kemanusiaan.

Bagian dari Komitmen Board of Peace

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan pemerintah mematangkan rencana pengiriman pasukan penjaga perdamaian sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Turunkan 2.511 Personel Amankan Reuni Akbar 212 di Monas

Menurutnya, Indonesia bergabung bersama tujuh negara muslim lainnya dalam inisiatif tersebut. Pemerintah menilai langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Palestina serta upaya menurunkan eskalasi konflik dan membuka akses bantuan kemanusiaan di Gaza.

Pemerintah memperkirakan jumlah pasukan yang dikirim sekitar 8.000 prajurit TNI.

TNI Tegas: Selalu Siap

Donny menegaskan, secara prinsip TNI selalu siap menjalankan tugas negara, termasuk misi perdamaian internasional.

Dengan persiapan matang, misi TNI ke Gaza diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan global. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK
Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan
Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap
Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji
Pemerintah Tak Izinkan Konser Israel Houghton di Indonesia, Ini Alasannya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:13 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:10 WIB

Donald Trump memindahkan pesawat pembom B-1 dari Inggris usai mendeteksi ancaman keamanan yang berkaitan dengan pihak Iran. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Trump Mengonfirmasi Pemindahan Jet Pembom B-1 dari Inggris

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:44 WIB

Rusia mengarantina rumah sakit di Siberia setelah peneliti lembaga riset pes meninggal karena pneumonia dari penyebab tak dikenal. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Otoritas Rusia Mengarantina Rumah Sakit Siberia

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:07 WIB

Nacon meluncurkan pengontrol Revolution 5 Unlimited berlayar internal dan berstik TMR anti-drift untuk PS5 dan PC. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nacon Merilis Pengontrol Nirkabel Revolution 5 Unlimited

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:26 WIB