Calya Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Gunung Sahari Diamuk Massa, Polisi Amankan 2 Orang

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Toyota Calya hitam yang rusak setelah diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, usai melaju ugal-ugalan dan melawan arah. (Posnews/Ist)

Mobil Toyota Calya hitam yang rusak setelah diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, usai melaju ugal-ugalan dan melawan arah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi ugal-ugalan sebuah Toyota Calya hitam memicu amukan warga di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.

Mobil tersebut melaju melawan arah dan menabrak sejumlah kendaraan saat arus lalu lintas sedang padat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, menjelaskan kejadian bermula saat petugas tengah mengatur lalu lintas sore hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiba-tiba, mobil Toyota Calya melintas dengan kecepatan tinggi dan bergerak tak terkendali.

“Petugas melihat kendaraan melaju ugal-ugalan. Kami langsung melakukan pengejaran hingga kendaraan berbalik arah dari Gunung Sahari menuju Senen. Warga yang geram ikut mengejar,” ujar Reynold kepada wartawan, Rabu malam.

Baca Juga :  Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel

Akibat manuver berbahaya tersebut, mobil menyerempet sejumlah kendaraan. Warga yang kesal kemudian menghentikan dan merusak mobil sebelum polisi tiba di lokasi.

Polisi mengamankan dua orang di dalam mobil, yakni seorang pria dan seorang wanita. Keduanya langsung dibawa ke Unit Laka Lantas Kemayoran untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selanjutnya, polisi melakukan tes urine dan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi guna memastikan ada tidaknya pengaruh alkohol atau narkoba.

“Kami lakukan tes urine dan cek kesehatan untuk memastikan kondisi pengemudi,” tegas Reynold.

Dalam insiden itu, seorang pengendara motor perempuan mengalami luka setelah terserempet mobil.

Baca Juga :  Polri Siap Kerahkan 7.000 Personel Amankan HUT RI ke-80, Lalu Lintas Tetap Lancar

Korban sudah mendapat perawatan di rumah sakit. Selain itu, polisi masih mendata kemungkinan korban lain serta kendaraan warga yang mengalami kerusakan.

“Untuk sementara, satu korban perempuan sudah terdata. Namun, kami masih melakukan pendataan lanjutan,” tambahnya.

Polisi juga membuka layanan pendataan bagi warga yang kendaraannya rusak akibat kejadian tersebut. Hingga kini, penyidik masih menyelidiki motif pengemudi melaju ugal-ugalan di jalur padat kendaraan tersebut.

Kasus Toyota Calya lawan arah di Gunung Sahari ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengendara agar tertib berlalu lintas, terutama saat jam sibuk di pusat ibu kota. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim
Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar
Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau
Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap
KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA
Polisi Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, 8 Tersangka Raup Uang Konten Provokasi
AKP Pardiman Masih Diperiksa Propam, Polda Metro Ungkap Fakta Kasus Etomidate
Info Cuaca Jabodetabek: Cerah Berawan, Bogor Sejuk Suhu 18 Derajat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:52 WIB

Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:23 WIB

Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tawuran Maut di Kalibaru Tewaskan Remaja, Polisi Bentuk Pos Pantau

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:37 WIB

Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:40 WIB

KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA

Berita Terbaru

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Posnews/Humas Kejagung)

NASIONAL

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:27 WIB