Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang damai dari Buergenstock. Delegasi Amerika Serikat dan Iran menyepakati peta jalan transisi 60 hari guna mengakhiri perang dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

Peluang damai dari Buergenstock. Delegasi Amerika Serikat dan Iran menyepakati peta jalan transisi 60 hari guna mengakhiri perang dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

APIA, POSNEWS.CO.ID – Dampak perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran kini merambah hingga ke wilayah Pasifik Selatan. Para pemimpin Samoa dan Tonga menyatakan kekhawatiran besar atas potensi kelangkaan bahan bakar dan lonjakan biaya hidup yang tak terkendali.

Harga minyak dunia melonjak hingga hampir $110 per barel menyusul serangan terhadap infrastruktur energi di Iran dan negara-negara Teluk. Bagi negara yang bergantung pada impor seperti Samoa dan Tonga, situasi ini merupakan ancaman eksistensial bagi stabilitas nasional mereka di tahun 2026.

Samoa: Meminta Jaminan Pasokan dari Selandia Baru

Perdana Menteri Samoa, La’aulialemalietoa Leuatea Schmidt, mengadakan pertemuan mendesak dengan pemimpin Selandia Baru, Christopher Luxon, pada hari Rabu. Schmidt meminta Selandia Baru membantu pengalihan pasokan bahan bakar ke negaranya jika krisis di Timur Tengah memburuk.

Saat ini, Samoa mengandalkan diesel impor untuk menghasilkan dua pertiga kebutuhan energi nasionalnya. Meskipun biasanya mendapatkan pasokan dari Singapura, Schmidt merasa perlu memiliki “payung perlindungan” dari tetangga terdekatnya. “Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Kami meminta bantuan untuk menutupi kebutuhan kami jika sesuatu terjadi,” ujar Schmidt.

Tonga: Ketergantungan Ekstrem dan Koordinasi Intelijen

Kondisi yang lebih kritis terjadi di Tonga, di mana 80 persen energi nasional berasal dari diesel impor. Perdana Menteri Tonga, Lord Fakafanua, mengungkapkan bahwa Australia dan Selandia Baru kini berbagi informasi intelijen dengan negaranya. Koordinasi ini bertujuan agar Tonga dapat bersiap menghadapi kemungkinan terburuk terkait penghentian pasokan.

Tonga memiliki pengalaman pahit tahun lalu saat keterlambatan pemeliharaan dan masalah penyimpanan membuat cadangan bahan bakar hampir kering. Lord Fakafanua menegaskan bahwa pembatasan saat ini berada di luar kendali mereka. Fokus utama pemerintah sekarang adalah memastikan ketersediaan energi yang cukup untuk menjaga aktivitas harian penduduk tetap berjalan.

Baca Juga :  KPK Sita Bukti Transaksi Keuangan dalam OTT Kuansing, Bupati dan Sekda Diperiksa

Ancaman bagi Pariwisata dan Ketahanan Pangan

Krisis energi ini menghantam dua sektor utama ekonomi Pasifik secara bersamaan. Sektor pariwisata menyumbang 25 persen PDB Samoa dan 11 persen PDB Tonga. Kenaikan harga bahan bakar jet (avtur) memberikan tekanan besar pada maskapai penerbangan yang melayani rute ke kepulauan terpencil ini.

Selain itu, komunitas lokal di kedua negara sangat bergantung pada sektor perikanan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Kelangkaan bahan bakar akan melumpuhkan kapal-kapal nelayan dan memicu krisis pangan domestik. Lord Fakafanua mengharapkan resolusi cepat atas konflik di Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Tonga tetap “berteman dengan semua, musuh bagi tidak ada siapa pun.”

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa
Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Berita Terbaru

Para ilmuwan di Observatorium Chilbolton Inggris melacak ribuan sampah antariksa dan potensi bahaya asteroid untuk melindungi satelit serta keselamatan Bumi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Minggu, 9 Agu 2026 - 08:00 WIB

Produsen laptop gaming mulai melirik DRAM buatan CXMT asal China. Perusahaan mencari alternatif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Produsen Laptop Gaming Lirik DRAM CXMT asal China

Minggu, 9 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pulsar Gaming merangkul Yonsei University untuk meneliti kebiasaan gamer memakai mouse. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pulsar Gandeng Universitas untuk Riset Desain Mouse Gaming

Minggu, 9 Agu 2026 - 07:00 WIB