Panitia SNPMB Ungkap Joki dan Alat Curang di UTBK, Peserta Diimbau Jujur

Rabu, 22 April 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. (Posnews/Ist)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 diwarnai praktik kecurangan yang makin nekat dan canggih.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengungkap sejumlah modus curang yang berhasil dibongkar panitia sejak hari pertama ujian.

Brian menegaskan, panitia menemukan peserta yang menyembunyikan alat bantu dengar di dalam telinga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus ini terungkap setelah seluruh peserta diperiksa ketat menggunakan metal detector sebelum masuk ruang ujian.

“Indikasi kecurangan sudah terdeteksi sejak awal, termasuk penggunaan alat bantu yang disembunyikan,” tegasnya, Rabu (21/4/2026).

Kasus paling mencengangkan terjadi di Universitas Diponegoro. Panitia bahkan harus membawa peserta ke dokter THT untuk mengeluarkan alat dari dalam telinga.

Baca Juga :  Pramono Anung Yakin Garuda Bungkam Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Face Recognition & AI Bongkar Identitas Palsu

Tak hanya itu, panitia juga membongkar modus manipulasi identitas. Sejumlah peserta nekat menggunakan foto orang lain demi lolos seleksi.

Untuk menekan kecurangan, panitia SNPMB menerapkan teknologi face recognition berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sistem ini mampu mendeteksi ketidaksesuaian wajah, data, hingga lokasi ujian yang mencurigakan.

Kecurangan juga muncul dalam bentuk perjokian. Satu orang diketahui mengikuti ujian menggunakan dua identitas berbeda di tahun yang berbeda.

Kasus ini terdeteksi di beberapa kampus, seperti Universitas Sulawesi Barat, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Negeri Malang.

Ketua SNPMB 2026, Eduart Wolok, memastikan sistem pelacakan data berhasil mengidentifikasi pelaku sejak dini.

Semua Pelanggaran Akan Diproses

Brian menegaskan, setiap temuan kecurangan akan dicatat, didalami, dan diproses sesuai aturan. Ia memastikan UTBK tetap berjalan aman, tertib, dan adil hingga selesai.

Baca Juga :  Sopir Bus Cahaya Trans Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Tol Krapyak, 16 Orang Tewas

“Fokus kami menjaga integritas ujian. Semua pelanggaran akan ditindak,” tegasnya.

Di tengah maraknya kecurangan, Brian mengingatkan peserta agar tidak tergoda jalan pintas.

Ia meminta calon mahasiswa percaya pada kemampuan sendiri dan hasil kerja keras.

“Percayalah pada usaha sendiri. Kejujuran adalah kunci masa depan,” pesannya.

Panitia terus memperkuat pengawasan di seluruh lokasi UTBK. Teknologi, pemeriksaan fisik, hingga analisis data digabungkan untuk menutup celah kecurangan.

Langkah ini diambil agar seleksi masuk perguruan tinggi berjalan bersih dan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan
Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional
Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka
Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia
Usia Pensiun Polri Naik, Wamenkum Jelaskan Isi Revisi UU Polri
Rapat Koordinasi DPR dan Danantara: Menata Kebijakan Ekspor
KPK Sita Valas dan Rekening Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Edison di Muara Enim
Kebijakan Satu Pintu Danantara Berisiko Ganggu Pasokan Global

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:40 WIB

Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:39 WIB

Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:46 WIB

Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:24 WIB

Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:20 WIB

Usia Pensiun Polri Naik, Wamenkum Jelaskan Isi Revisi UU Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pesan kemanusiaan dari Madrid. Paus Leo XIV menyampaikan pidato bersejarah di hadapan parlemen Spanyol untuk membela hak migran dan hukum internasional di tengah polarisasi politik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:39 WIB

Saling balas serangan di hulu energi. Ukraina membombardir terminal minyak utama Rusia sementara Roman Abramovich terungkap menjadi utusan damai rahasia antara Kyiv dan Moskow. Dok: (Ukrainian Emergency Service via AP)

INTERNASIONAL

Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia

Selasa, 9 Jun 2026 - 15:24 WIB