Pentagon Rilis Rekaman UAP Berbentuk Bola di Dekat Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menepis tabu fenomena langit. Dokumen terbaru Pentagon mengungkap laporan saksi mata mengenai objek terbang tidak dikenal dengan bentuk tidak biasa di atas pegunungan militer. Dok: Istimewa.

Menepis tabu fenomena langit. Dokumen terbaru Pentagon mengungkap laporan saksi mata mengenai objek terbang tidak dikenal dengan bentuk tidak biasa di atas pegunungan militer. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat mengambil langkah berani untuk membuka tabir misteri di langit dunia. Departemen Pertahanan AS secara resmi merilis koleksi rekaman video yang masuk kategori fenomena anomali yang tidak teridentifikasi (UAP).

Perilisan ini menandai dimulainya era baru dalam keterbukaan informasi intelijen militer. Langkah tersebut mencakup pengungkapan sejumlah kasus yang selama ini belum menemui titik terang dan tersimpan dalam pangkalan data rahasia pemerintah.

Penampakan Objek Berbentuk Bola di Jepang

Salah satu laporan yang paling menyita perhatian adalah file dengan kode DOW-UAP-PR46. Dokumen ini mendokumentasikan laporan dari Komando Indo-Pasifik AS mengenai sebuah objek misterius yang terbang di wilayah udara dekat Jepang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Pentagon mendeskripsikan objek tersebut memiliki bentuk fisik yang menyerupai bola sepak. Sensor inframerah pada platform militer Amerika Serikat menangkap rekaman video berdurasi sembilan detik tersebut pada tahun 2024. Selain itu, laporan menyebut kemunculan objek serupa dengan pola manuver tidak biasa di atas Laut China Timur, sebuah wilayah strategis tempat angkatan laut kedua negara melakukan penjagaan ketat.

Baca Juga :  Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Inisiatif Transparansi Donald Trump

Presiden Donald Trump memimpin langsung inisiatif pengungkapan informasi ini. Melalui pernyataan di media sosial, Trump menegaskan bahwa rakyat memiliki hak untuk mengetahui data yang pemerintah simpan terkait fenomena luar angkasa dan anomali udara ini.

“Pemerintahan sebelumnya telah gagal bersikap transparan dalam subjek ini. Dengan dokumen dan video baru ini, masyarakat dapat memutuskan sendiri faktanya,” tulis Trump. Oleh karena itu, ia memerintahkan Pentagon untuk rutin merilis batch informasi terbaru melalui situs web resmi war.gov/UFO setiap beberapa minggu sekali.

Jangkauan Global: Dari AS hingga Timur Tengah

Fenomena UAP ini ternyata tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Asia Timur. Batch pertama data yang pemerintah buka juga menunjukkan aktivitas anomali di wilayah domestik Amerika Serikat dan zona konflik di Timur Tengah.

Baca Juga :  Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Medan, Bareskrim Sita 4.000 Butir Happy Five

Otoritas militer menyatakan bahwa pengumpulan data ini bertujuan untuk memetakan potensi ancaman keamanan nasional di tahun 2026. Meskipun sebagian besar objek masih menyandang status “tidak teridentifikasi”, Pentagon berkomitmen untuk menggunakan teknologi analisis citra terbaru guna memproses laporan-laporan tersebut di masa depan.

Menanti Pengungkapan Tahap Berikutnya

Langkah transparansi ini memicu perdebatan luas di kalangan ilmuwan dan pakar keamanan internasional. Singkatnya, pengakuan resmi pemerintah mengenai keberadaan objek tanpa penjelasan ini merupakan perubahan paradigma besar dalam kebijakan pertahanan Amerika Serikat.

Dengan demikian, masyarakat internasional kini menanti rilis data berikutnya guna memahami seberapa luas jangkauan fenomena anomali ini di panggung global. Di tengah dinamika keamanan tahun 2026 yang penuh gejolak, kejelasan mengenai apa yang terbang di ruang udara nasional menjadi prioritas utama bagi kedaulatan negara.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York
Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham
Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim
Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin
Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog
Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum
PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Dukungan ICC
Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:10 WIB

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham

Kamis, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim

Kamis, 24 September 2026 - 09:30 WIB

Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog

Berita Terbaru

Microsoft mematenkan sistem iklan game yang memberikan kredit waktu bermain bebas iklan. Simak cara kerja teknologi iklan kontekstual ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Microsoft Patenkan Sistem Iklan Game Pintar Berhadiah

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:16 WIB

Sony meluncurkan DualSense PS5 edisi terbatas Lisa BLACKPINK berwarna Chroma Pearl. Simak harga, jadwal pemesanan, dan koleksi. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Rilis Controller DualSense Edisi Spesial Lisa BLACKPINK

Kamis, 24 Sep 2026 - 16:13 WIB