Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah.  (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi menjelang puncak ibadah haji 2026.

Pemerintah kini memfokuskan pelayanan untuk menghadapi fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyebut total jemaah haji reguler Indonesia mencapai 202.551 orang yang tergabung dalam 527 kloter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus dan 2.098 petugas haji juga telah berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini 8 Agustus 2025: BMKG Prakirakan Hujan Guyur Wilayah Jakarta pada Malam Hari

“Seluruh fase keberangkatan jemaah dari Indonesia telah selesai. Saat ini kami fokus memastikan kesiapan layanan Armuzna,” kata Maria, Sabtu (23/5/2026).

Kemenhaj kini mempercepat persiapan tenda, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga penempatan petugas untuk mendukung kelancaran puncak haji.

Maria juga meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) mematuhi aturan penempatan jemaah selama Armuzna.

Kemenhaj melarang pemasangan atribut, spanduk, stiker, maupun tanda pengenal KBIHU di tenda Arafah dan Mina.

Baca Juga :  Avatar & Alter Ego: Krisis Identitas di Era Metaverse

“Petugas akan mencabut atribut yang melanggar dan memberikan sanksi sesuai ketentuan,” tegasnya.

Selain itu, Kemenhaj mencatat sebanyak 145.341 jemaah telah membayar dam sesuai aturan resmi.

Sebanyak 102.364 jemaah membayar dam melalui layanan Adahi di Arab Saudi, sedangkan 38.992 lainnya membayar melalui mekanisme di Indonesia.

Menurut Maria, tingginya angka pembayaran dam menunjukkan meningkatnya kesadaran jemaah untuk menjalankan kewajiban ibadah secara tertib dan sesuai aturan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal
Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun
Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya
Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China
Sopir Diduga Mengantuk, Innova Rombongan DPR RI Hantam Dump Truk
DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas
BMKG: Hujan Meluas di Jabodetabek dan Sejumlah Kota Besar Indonesia
Wakapolri Temui Otoritas Keamanan Arab Saudi, Polri Perkuat Pengawasan Haji 2026

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:36 WIB

AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:55 WIB

Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:37 WIB

Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:27 WIB

Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China

Berita Terbaru

Pemerintahan Donald Trump mewajibkan warga asing yang mencari izin tinggal tetap (green card) untuk meninggalkan Amerika Serikat dan mengajukan aplikasi dari negara asal mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Wajibkan Pelamar Green Card Ajukan Aplikasi dari Negara Asal

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Tragedi di kedalaman bumi. Ledakan gas dahsyat di tambang batu bara Liushenyu, China, merenggut setidaknya 90 nyawa, memicu seruan Presiden Xi Jinping untuk memperketat standar keselamatan kerja nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ledakan Gas Tewaskan 90 Pekerja, Bencana Terburuk dalam 17 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:33 WIB

Ilustrasi, Jamaah haji Indonesia di Makkah.  (Posnews/Ist)

NASIONAL

Lebih 202 Ribu Jemaah Indonesia Siap Jalani Puncak Haji Armuzna

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:37 WIB

Latihan tempur lintas negara. Korps Marinir Amerika Serikat dan pasukan Jepang menguji sistem peluncur roket HIMARS di kaki Gunung Fuji guna memperkuat pertahanan maritim terhadap potensi agresi di Pasifik. Dok: (AP Photo/Hiro Komae)

INTERNASIONAL

Marinir AS Uji HIMARS untuk Tangkal Agresi China

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:27 WIB