Mengenal ISPO dan RSPO: Standar Sertifikasi Wajib Sawit

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Legalitas hijau industri sawit. Panduan kriteria sertifikasi keberlanjutan ISPO dan RSPO demi mengamankan akses pasar ekspor kelapa sawit global. Dok: Istimewa.

Legalitas hijau industri sawit. Panduan kriteria sertifikasi keberlanjutan ISPO dan RSPO demi mengamankan akses pasar ekspor kelapa sawit global. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pelaku industri kelapa sawit nasional kini menghadapi tuntutan tata kelola berkelanjutan yang semakin ketat. Sebab, konsumen global terus mendesak sektor hulu hingga hilir untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan. Oleh karena itu, produsen harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang standar sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan.

ISPO: Standarisasi Wajib Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia meluncurkan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai regulasi wajib bagi pelaku usaha nasional. Secara spesifik, aturan ini mengikat seluruh perusahaan perkebunan besar maupun para petani sawit swadaya. Dengan demikian, kepatuhan terhadap ISPO bukan lagi pilihan sukarela bagi produsen kelapa sawit domestik.

Sementara itu, ISPO bertujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit mentah Indonesia di pasar internasional. Aturan ini juga mendukung komitmen pemerintah secara nasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Oleh sebab itu, kementerian terkait terus mempercepat proses sertifikasi bagi petani rakyat di berbagai daerah.

RSPO: Sertifikasi Internasional Berbasis Pasar Sukarela

Berbeda dengan ISPO, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) merupakan skema sertifikasi internasional berbasis sukarela (voluntary). Asosiasi nirlaba global ini mengelola standar ini dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di industri sawit dunia. Meskipun bersifat sukarela, sertifikasi RSPO menjadi kunci utama untuk menembus pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Sebab, sebagian besar pembeli besar di negara maju mensyaratkan label sertifikasi RSPO pada produk impor mereka. Akibatnya, perusahaan yang mengantongi sertifikat ini dapat menikmati harga jual premium yang lebih menguntungkan. Selain itu, skema RSPO juga mempermudah produsen lokal untuk masuk ke dalam rantai pasok global.

Baca Juga :  Polisi Didesak Usut Tuntas Penyerangan Brutal Oknum Ormas Sakera ke Anggota BRN di Pasuruan

Prinsip Utama Keberlanjutan dalam Sertifikasi

Kedua sertifikasi tersebut mengusung prinsip-prinsip dasar yang selaras untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan sosial. Sebagai contoh, kedua standar ini melarang keras aktivitas deforestasi atau pembukaan lahan hutan bernilai konservasi tinggi. Dengan begitu, langkah ini menyelamatkan ekosistem alam dari risiko kerusakan lingkungan yang merugikan dalam jangka panjang.

Selain itu, standar keberlanjutan juga berfokus pada perlindungan seluruh hak asasi tenaga kerja di sektor perkebunan. Perusahaan wajib menjamin upah layak serta keselamatan kerja bagi seluruh buruh di lapangan. Selanjutnya, sistem sertifikasi ini juga menuntut transparansi penuh dalam pengelolaan konflik sosial dengan masyarakat sekitar kebun.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin
USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan
Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi
Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition

Minggu, 6 September 2026 - 14:45 WIB

AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Minggu, 6 September 2026 - 14:14 WIB

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Minggu, 6 September 2026 - 13:30 WIB

USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan

Berita Terbaru

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB