Paus Leo XIV Desak Eropa Akui Kontribusi Kristen

Senin, 8 Juni 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

MADRID, POSNEWS.CO.ID – Paus Leo XIV menantang negara-negara Eropa untuk mengakui kontribusi besar kekristenan terhadap identitas budaya mereka. Ia menyampaikan pesan kuat tersebut saat memimpin ibadah Misa akbar di kota Madrid pada hari Minggu.

Keindahan Misa Corpus Domini dan Karpet Bunga

Ibadah pagi di Plaza de Cibeles tersebut bertepatan dengan perayaan hari raya keagamaan Katolik Corpus Domini. Sementara itu, panitia menghias rute prosesi sepanjang $\frac{1}{2}$ kilometer menggunakan 16 karpet bunga yang sangat indah.

Para perajin bunga membuat karpet tersebut menggunakan lebih dari 30.000 kuntum bunga segar dari wilayah Galicia. Selain itu, kelopak bunga berwarna kuning dan putih mendominasi hiasan demi melambangkan bendera resmi Takhta Suci.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paus Leo XIV menegaskan bahwa pembuatan karpet bunga tersebut bukan sekadar pameran seni atau sisa cerita rakyat. Sebaliknya, ia menyebut tradisi ini sebagai bentuk profesi iman umat Katolik yang hidup dan berjalan bersama Tuhan.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Skala Besar

Tantangan Identitas Eropa dan Partisipasi Kaum Muda

Dalam khotbahnya, Paus menantang benua Eropa untuk merenungkan kembali akar identitas asli mereka tanpa pengaruh ajaran Kristen. Sebab, iman Kristen telah menginspirasi pembangunan berbagai sekolah, rumah sakit, hingga karya seni megah selama berabad-abad.

“Apakah Eropa akan tetap sama tanpa adanya pengaruh nyata dari iman Kristen?” tanya Paus kepada umat. Oleh karena itu, ia mendesak agar ekspresi keagamaan tetap mendapatkan ruang yang adil di wilayah publik.

Kunjungan Paus ke negara berpenduduk 50 juta jiwa ini sukses menarik perhatian besar dari kaum muda. Sebagai contoh, ibadah vigili pada Sabtu malam berhasil mengumpulkan sekitar 600.000 anak muda Spanyol untuk berdoa bersama.

Baca Juga :  Tiongkok Kecam Kebijakan Ekspor Senjata Jepang sebagai Ancaman Remiliterisasi

Selanjutnya, jumlah jemaah melonjak hingga mencapai 1,2 juta orang saat Misa akbar berlangsung pada Minggu pagi. Dengan demikian, antusiasme tinggi ini membuktikan ketertarikan rohani yang kuat di tengah masyarakat sekuler Spanyol.

Bayang-bayang Skandal Pelecehan Seksual Klerus

Namun, kunjungan bersejarah Paus Leo XIV ke Spanyol ini tidak terlepas dari bayang-bayang isu sensitif yang berat. Sebab, kasus skandal pelecehan seksual oleh oknum klerus sempat memicu kemarahan publik dalam beberapa tahun terakhir.

Seorang korban bernama Miguel Hurtado menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor kedutaan Vatikan di Madrid. Akibatnya, ia mendesak Paus untuk membatalkan rencana kunjungan ke biara bersejarah Montserrat pada hari Rabu nanti.

Di sisi lain, sekelompok massa juga berkumpul di jalanan sambil membawa bendera nasional Spanyol masa lalu. Pada akhirnya, situasi kontras ini mencerminkan dinamika sosial dan sejarah panjang Spanyol yang sangat kompleks.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay
Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu
Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus
Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle
Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang
Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun
Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Berita Terbaru

Langkah baru pasar monitor OLED. Philips merilis Evnia 32M2N6901A yang memadukan panel 4K QD-OLED 165Hz dengan harga kompetitif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Philips Resmi Meluncurkan Monitor Evnia 32M2N6901A

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:30 WIB