Keiko Fujimori Unggul Tipis Atas Roberto Sánchez

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

LIMA, POSNEWS.CO.ID – Otoritas pemilu Peru (ONPE) telah menghitung lebih dari 98 persen suara. Keiko Fujimori kini memimpin sangat tipis atas Roberto Sánchez dalam perebutan kursi presiden.

Sebab, Fujimori mengantongi 50,002 persen suara setelah mendapatkan tambahan dari pemilih luar negeri pada Rabu malam. Sementara itu, Sánchez membayangi sangat ketat dengan perolehan 49,998 persen suara.

Selisih suara kedua kandidat hanya berkisar 600 suara dari total 18 juta pemilih. Oleh karena itu, Dewan Juri Pemilu Nasional (JNE) mulai memeriksa surat suara sengketa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan Kotak Suara Sengketa

JNE menerima pelimpahan sekitar 1.600 kotak suara bermasalah dari berbagai wilayah. Sebagian besar surat suara sengketa tersebut berasal dari wilayah metropolitan Lima. Kota Lima merupakan basis massa pendukung terkuat bagi kubu konservatif Fujimori.

Baca Juga :  Puncak Misi Damai: Xi Jinping Temui Ketua KMT Cheng Li-wun di Beijing

Proses verifikasi fisik ini kemungkinan akan memakan waktu hingga beberapa pekan. Akibatnya, kepastian presiden terpilih Peru masih harus menunggu keputusan final dewan juri.

Namun, gairah pasar keuangan justru membaik menyusul keunggulan tipis Fujimori tersebut. Indeks saham utama Peru segera melonjak hingga 2,6 persen pada hari Kamis. Selain itu, mata uang sol menguat sebesar 0,73 persen terhadap dolar AS. Kondisi ini memulihkan kemerosotan pasar akibat kekhawatiran atas program reformasi pertambangan Sánchez.

Tuntutan Penyelidikan dan Unjuk Rasa

Di sisi lain, Sánchez mulai menunjukkan sikap keras terhadap proses penghitungan suara. Ia mendesak pertemuan darurat dengan tim pemantau dari Uni Eropa. Sánchez juga menemui perwakilan Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) secara khusus. Sebab, ia mencurigai adanya perkembangan yang janggal dan tidak biasa.

Baca Juga :  Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Para pendukung Sánchez sempat berkumpul untuk melakukan unjuk rasa di luar kantor JNE. Dengan demikian, polisi anti-huru-hara terpaksa menyemprotkan meriam air untuk membubarkan mereka.

Bayang-Bayang Masa Lalu

Bagi Fujimori, pemilu kali ini menjadi putaran kedua keempat secara berturut-turut. Ia selalu mengalami kekalahan tipis pada tiga pemilihan presiden sebelumnya. Sebagai contoh, ia kalah dari Pedro Castillo pada pemilu tahun 2021 dengan selisih 45.000 suara.

Sánchez sendiri bertindak sebagai ahli waris politik Castillo yang kini mendekam di penjara. Ia bahkan mengenakan topi koboi khas Castillo saat menunggu pengumuman hasil pemilu. Pada akhirnya, dunia menanti keputusan akhir untuk menentukan arah masa depan Peru.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Rudal Balistik dan Drone Rusia Gempur Kyiv
Militer Myanmar Tingkatkan Serangan Udara dan Pembantaian
Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay
Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu
Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus
Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle
Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang
Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:20 WIB

Hujan Rudal Balistik dan Drone Rusia Gempur Kyiv

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:12 WIB

Militer Myanmar Tingkatkan Serangan Udara dan Pembantaian

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Berita Terbaru

Kepala Kanwil KemenHAM Daerah Khusus Jakarta Mikael Azedo Harwito memberikan keterangan terkait bentrokan maut di Menteng dan mengimbau masyarakat tidak mengaitkan peristiwa itu dengan isu SARA. (Posnews/KemenHAM DK Jakarta)

JABODETABEK

KemenHAM Minta Bentrokan Menteng Tak Dikaitkan dengan SARA

Selasa, 28 Jul 2026 - 07:40 WIB

Eskalasi gempuran udara di Ukraina. Pasukan Rusia meluncurkan tujuh rudal balistik dan 136 drone ke berbagai wilayah permukiman warga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hujan Rudal Balistik dan Drone Rusia Gempur Kyiv

Selasa, 28 Jul 2026 - 07:20 WIB

Langkah agresif rezim militer. Lembaga ACLED mengungkap lonjakan serangan udara dan pembantaian massal warga sipil pasca-transisi kepemimpinan di Myanmar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Militer Myanmar Tingkatkan Serangan Udara dan Pembantaian

Selasa, 28 Jul 2026 - 06:12 WIB