TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Jepang menegaskan sikap keras mereka mengenai perlindungan hak cipta karya seni nasional. Langkah taktis ini menyusul aksi kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump di media sosial baru-baru ini.
Sebab, Trump mengunggah sebuah video yang menggambarkan dirinya sebagai karakter utama dalam serial anime populer Naruto.
Meskipun tidak memberikan komentar langsung mengenai video tersebut, Menteri Strategi Cool Japan Kimi Onoda memberikan teguran keras. Ia menyampaikan pandangan pemerintah dalam sebuah konferensi pers pada hari Jumat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Onoda, aturan mendapatkan izin dari pemegang hak cipta berlaku mutlak bagi semua pihak. Kebijakan ini juga menyasar lembaga publik asing yang menggunakan karya seni Jepang untuk komunikasi mereka.
Risiko Kerusakan Citra Karya Seni
Onoda menjelaskan bahwa penggunaan tanpa izin berisiko merusak citra asli dari sebuah karya seni kreatif. Akibatnya, tindakan ceroboh tersebut dapat merugikan kepentingan moral dan material dari sang pencipta karya.
Oleh karena itu, ia mendesak semua pihak untuk sangat berhati-hati dalam memanfaatkan produk kebudayaan Jepang.
Jepang juga telah mengirimkan nota protes diplomatik kepada pihak Amerika Serikat melalui saluran resmi secara berulang kali. Langkah ini menegaskan komitmen kuat Tokyo untuk melindungi kekayaan intelektual mereka di kancah global.
Riwayat Pelanggaran Hak Cipta oleh Trump
Video kontroversial tersebut memicu gelombang kritik pedas dari para pengguna internet di berbagai negara. Sebab, video menggambarkan Trump beraksi sebagai ninja Naruto yang menghadapi berbagai musuh politiknya.
Selain itu, ini bukan pertama kalinya administrasi Trump memanfaatkan hak cipta Jepang tanpa izin resmi.
Sebagai contoh, akun resmi Gedung Putih pernah menggunakan gambar dari permainan video legendaris Wii Sports milik Nintendo. Saat itu, mereka menggunakannya untuk ilustrasi serangan militer Amerika Serikat ke wilayah kedaulatan Iran.
Pada akhirnya, publik menanti tindakan tegas dari pemegang hak cipta Naruto untuk menyelesaikan sengketa ini.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












