Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

ROMA, POSNEWS.CO.ID – Kardinal Lazzaro You Heung-sik mengungkapkan kesiapan Pemimpin Umat Katolik Paus Leo XIV untuk mengunjungi Korea Utara. Langkah taktis ini bertujuan untuk membantu meredakan ketegangan politik serta membangun perdamaian di Semenanjung Korea.

Namun, kepastian kunjungan tersebut sepenuhnya bergantung pada sikap pemerintah Korea Utara di Pyongyang. Kardinal asal Korea Selatan tersebut menyampaikan penjelasan ini kepada para jurnalis di Roma pada hari Minggu kemarin.

Syarat Undangan Resmi dari Pyongyang

Kardinal You menyampaikan pernyataan tersebut setelah memimpin misa khusus di Basilika Santo Paulus di Luar Tembok. Dalam acara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung turut menghadiri ibadah rohani tersebut secara langsung.

You menilai Vatikan siap memfasilitasi dialog damai jika pihak Pyongyang menunjukkan keseriusan mereka. Sebab, pemerintah Korea Utara harus terlebih dahulu mengirimkan undangan resmi dan menetapkan kondisi kunjungan yang aman.

Paus pendahulu yaitu Paus Fransiskus sebelumnya juga berulang kali menyatakan keinginan kuat untuk mengunjungi Korea Utara. Oleh karena itu, Seoul kini gencar melobi Vatikan untuk membantu merealisasikan misi perdamaian tersebut.

Dukungan Katolik AS untuk Hubungan Pyongyang-Washington

Kunjungan Paus Leo XIV yang berkebangsaan Amerika Serikat ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Sebab, kehadiran Paus akan mampu menggalang dukungan kuat dari umat Katolik di Amerika Serikat.

Baca Juga :  Pelaku Curi HP Saat Pintu Rumah Terbuka di Kembangan Ditangkap Polisi

Akibatnya, dukungan publik ini dapat membuka jalan bagi Vatikan untuk memediasi hubungan diplomatik Pyongyang dan Washington. Dengan demikian, Amerika Serikat dan Korea Utara dapat segera memulai kembali dialog penanganan senjata nuklir.

You mengutip langsung pernyataan Paus Leo XIV yang berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas Semenanjung Korea. Pada akhirnya, dunia kini menanti keputusan berani dari Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un untuk mengundang Paus.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang
Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB