ROMA, POSNEWS.CO.ID – Kardinal Lazzaro You Heung-sik mengungkapkan kesiapan Pemimpin Umat Katolik Paus Leo XIV untuk mengunjungi Korea Utara. Langkah taktis ini bertujuan untuk membantu meredakan ketegangan politik serta membangun perdamaian di Semenanjung Korea.
Namun, kepastian kunjungan tersebut sepenuhnya bergantung pada sikap pemerintah Korea Utara di Pyongyang. Kardinal asal Korea Selatan tersebut menyampaikan penjelasan ini kepada para jurnalis di Roma pada hari Minggu kemarin.
Syarat Undangan Resmi dari Pyongyang
Kardinal You menyampaikan pernyataan tersebut setelah memimpin misa khusus di Basilika Santo Paulus di Luar Tembok. Dalam acara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung turut menghadiri ibadah rohani tersebut secara langsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
You menilai Vatikan siap memfasilitasi dialog damai jika pihak Pyongyang menunjukkan keseriusan mereka. Sebab, pemerintah Korea Utara harus terlebih dahulu mengirimkan undangan resmi dan menetapkan kondisi kunjungan yang aman.
Paus pendahulu yaitu Paus Fransiskus sebelumnya juga berulang kali menyatakan keinginan kuat untuk mengunjungi Korea Utara. Oleh karena itu, Seoul kini gencar melobi Vatikan untuk membantu merealisasikan misi perdamaian tersebut.
Dukungan Katolik AS untuk Hubungan Pyongyang-Washington
Kunjungan Paus Leo XIV yang berkebangsaan Amerika Serikat ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Sebab, kehadiran Paus akan mampu menggalang dukungan kuat dari umat Katolik di Amerika Serikat.
Akibatnya, dukungan publik ini dapat membuka jalan bagi Vatikan untuk memediasi hubungan diplomatik Pyongyang dan Washington. Dengan demikian, Amerika Serikat dan Korea Utara dapat segera memulai kembali dialog penanganan senjata nuklir.
You mengutip langsung pernyataan Paus Leo XIV yang berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas Semenanjung Korea. Pada akhirnya, dunia kini menanti keputusan berani dari Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un untuk mengundang Paus.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












