Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Pol Fadil Imran. (Posnews/Ist)

Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Pol Fadil Imran. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri memastikan belum perlu membentuk satuan tugas (satgas) baru untuk menangani gangguan keamanan di Papua.

Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menegaskan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Satgas Gakkum masih efektif menjaga keamanan serta menindak pelaku kriminal bersenjata.

Pernyataan itu disampaikan Fadil usai rapat koordinasi bersama TNI dan Kementerian HAM di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sinergi TNI-Polri di lapangan sudah berjalan optimal sehingga pembentukan tim baru belum diperlukan.

Baca Juga :  Ranking FIFA Indonesia Turun Kalah dari Irak, Peluang Lolos Piala Dunia 2026 Pupus

“Tidak perlu membentuk tim tambahan karena kolaborasi TNI-Polri di lapangan sudah berjalan dengan baik,” kata Fadil.

Keamanan Dukung Pembangunan Papua

Fadil menegaskan keamanan menjadi fondasi pembangunan di Papua.

Karena itu, Polri terus menjaga situasi kamtibmas agar program pemerintah dapat berjalan lancar, sekaligus menindak pelaku kriminal bersenjata.

Pemulihan dan Penegakan Hukum Berjalan Bersamaan

Fadil mengatakan penanganan sejumlah kasus di Papua masih berlangsung, termasuk penyelidikan penembakan pesawat perintis PT AMA PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada 2 Juli 2026.

Sementara itu, kasus penembakan ibu hamil di Intan Jaya masih ditangani TNI.

Baca Juga :  Polri Fokus Trauma Healing Korban Bencana Bali, Pastikan Pemulihan Pascabanjir dan Longsor

Polri dan TNI juga telah mengerahkan personel untuk memulihkan keamanan agar aktivitas masyarakat dan penerbangan perintis kembali normal.

Polri Kedepankan Prinsip HAM

Fadil menegaskan seluruh operasi kepolisian di Papua mengacu pada prinsip hak asasi manusia (HAM). Polri juga siap mengevaluasi setiap proses penegakan hukum agar semakin profesional.

Menurutnya, Perkap Nomor 8 Tahun 2009 menjadi pedoman seluruh personel dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Polri hadir melindungi masyarakat sekaligus menghormati hak asasi manusia,” tegas Fadil.

Polri memastikan pemulihan keamanan dan penegakan hukum akan terus berjalan beriringan demi menjaga stabilitas Papua dan mendukung pembangunan di wilayah tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:59 WIB

Game Science mendadak merilis trailer gameplay berdurasi 15 menit untuk Black Myth: Zhong Kui. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:30 WIB