Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah agresif militer Ukraina. Presiden Volodymyr Zelenskyy membentuk komando dampak jarak jauh guna melumpuhkan pasokan energi dan logistik Rusia. Dok: Istimewa.

Langkah agresif militer Ukraina. Presiden Volodymyr Zelenskyy membentuk komando dampak jarak jauh guna melumpuhkan pasokan energi dan logistik Rusia. Dok: Istimewa.

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Skuad militer Ukraina kini meluncurkan strategi tempur baru yang sangat agresif.

Pembentukan Komando Dampak Global Ukraina

Presiden Volodymyr Zelenskyy menandatangani keputusan militer penting hari ini. Zelenskyy membentuk komando dampak jarak jauh khusus.

Komando baru ini mengincar target vital di dalam Rusia. Ukraina memfokuskan seluruh sumber daya untuk melemahkan Moskow.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah berani ini merespons invasi Rusia selama empat tahun. Kyiv ingin membawa dampak perang langsung ke wilayah Rusia.

Baca Juga :  UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Gempuran Drone Lumpuhkan Kilang Minyak Rusia

Drone tempur Ukraina menyerang berbagai kilang minyak Rusia. Pasukan Ukraina menghantam kilang Ilsky di wilayah Krasnodar.

Mereka juga membakar kompleks kilang minyak Ust-Luga. Serangan udara tersebut memicu kebakaran hebat di Rostov.

Akibatnya, produksi bensin Rusia merosot hingga 65 persen. Moskow juga melarang ekspor solar demi mengamankan pasokan.

Krisis bahan bakar kini melanda wilayah pendudukan Krimea.

Pembatasan Pelayaran dan Ancaman Ekonomi Moskow

Komandan pasukan drone Robert Brovdi membagikan laporan terbaru. Pasukan Ukraina merusak 10 kapal tanker di Laut Azov.

Baca Juga :  Sharif Osman Tewas, Massa Bakar Kantor Berita dan Kepung Kedutaan India

Secara keseluruhan, drone menghantam 50 kapal dalam lima hari. Rusia akhirnya menghentikan pelayaran melalui jalur Sungai Don.

Keputusan darurat ini mengancam seperempat ekspor gandum Rusia. Ekonomi Moskow menghadapi ancaman kerugian finansial yang sangat besar.

Jalan Buntu Negosiasi Damai Vladimir Putin

Zelenskyy mendesak Vladimir Putin segera mengakhiri perang berdarah. Ia mengeklaim bahwa lingkaran dalam Putin mendukung perdamaian.

Namun, Putin tetap menolak keras opsi gencatan senjata. Serangan drone justru memperkuat tekad Putin untuk bertempur.

Sementara itu, Ukraina masih menghadapi ancaman rudal balistik. Zelenskyy menyebut rudal balistik sebagai senjata andalan terakhir Rusia.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Berita Terbaru