JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Diplomatik Hari Nasional Prancis (Bastille Day) di Jakarta, Senin (14/7/2026).
Kehadirannya sebagai Guest of Honor menjadi penegas semakin kuatnya hubungan persahabatan dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis.
Dalam pidatonya, Pigai menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Prancis atas peringatan Hari Nasional Prancis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai Hari Bastille bukan hanya perayaan nasional, tetapi juga simbol perjuangan kemerdekaan, nilai kewargaan, dan demokrasi yang sejalan dengan prinsip yang dijunjung Indonesia.
“Hari Bastille merupakan simbol kuat atas kemerdekaan, nilai-nilai kewargaan, dan semangat demokrasi; prinsip-prinsip yang juga sangat dekat dengan Indonesia. Nilai-nilai bersama inilah yang menjadi penopang utama kemitraan kita,” ujar Pigai dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Apresiasi Peran Prancis Perkuat Hubungan Bilateral
Selain menyampaikan ucapan selamat, Pigai mengapresiasi Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Kedutaan Besar Prancis, komunitas Prancis, serta seluruh mitra yang terus berkontribusi memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Menurutnya, Indonesia dan Prancis terus membangun kerja sama di atas fondasi saling menghormati, saling percaya, serta komitmen bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan maupun dunia.
Kerja Sama Politik dan Pertahanan Semakin Kuat
Pigai juga menyoroti pesatnya perkembangan hubungan Indonesia dan Prancis, terutama di sektor politik, pertahanan, dan keamanan.
Ia menyebut kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis pada Mei 2026 menjadi tonggak penting menuju Kemitraan Strategis Komprehensif.
Menurut Pigai, kemitraan itu mencerminkan diplomasi modern melalui kerja sama pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, dan ketahanan menghadapi tantangan global.
“Kemitraan ini mencerminkan diplomasi modern melalui kerja sama pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, dan ketahanan menghadapi tantangan global. Kemitraan ini dibangun di atas kepercayaan, saling menghormati, dan visi bersama bagi kawasan Indo-Pasifik yang stabil,” tegasnya.
Ajak Perkuat Kemitraan untuk Masa Depan
Menutup sambutannya, Pigai mengajak Indonesia dan Prancis memperkuat kemitraan strategis demi mewujudkan kawasan yang damai dan sejahtera.
“Semoga persahabatan Indonesia dan Prancis terus berkembang demi masa depan yang damai dan sejahtera,” pungkasnya.**
Editor : Hadwan













