Pengedar Tembakau Sintetis Rekrut Anak di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serang Darurat Narkoba, Pengedar Libatkan Anak untuk Edarkan Tembakau Sintetis. (Posnews/Polresta Serang Kota)

Serang Darurat Narkoba, Pengedar Libatkan Anak untuk Edarkan Tembakau Sintetis. (Posnews/Polresta Serang Kota)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Satresnarkoba Polresta Serang Kota membongkar jaringan peredaran tembakau sintetis (sinte) yang nekat melibatkan anak di bawah umur sebagai kurir.

Dua pelaku berinisial MF (21) dan TM (19) ditangkap setelah diketahui memanfaatkan remaja berusia 17 tahun untuk mengantarkan paket narkotika kepada pembeli.

Kasus ini menjadi sorotan karena pelaku diduga sengaja mengeksploitasi anak agar terhindar dari kecurigaan aparat saat menjalankan bisnis haram tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit 2 Satresnarkoba Polresta Serang Kota Ipda Arif Budianto mengatakan polisi mengamankan tiga orang dalam pengungkapan industri rumahan tembakau sintetis di kawasan Cigelam, Ciruas, Kabupaten Serang.

“Dua pelaku merupakan orang dewasa, sedangkan satu orang lainnya masih berusia 17 tahun. Dari tersangka dewasa kami menyita 57 paket tembakau sintetis, sementara dari anak tersebut ditemukan satu paket,” kata Arif, Rabu (15/7/2026).

Anak Disuruh Kubur Paket Narkoba

Hasil penyelidikan mengungkap MF dan TM memasarkan tembakau sintetis melalui media online.

Baca Juga :  Kendaraan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Kembangan, Polisi Curigai Solar Masuk ke Tangki Pertalite

Setelah menerima pesanan, keduanya memerintahkan anak tersebut mengantarkan paket dengan sistem tempel (dead drop).

Paket yang telah dibungkus plastik klip kemudian dikubur di titik tertentu agar diambil pembeli tanpa harus bertemu langsung dengan penjual.

Menurut Arif, cara tersebut sengaja digunakan untuk mengurangi risiko pelaku teridentifikasi aparat penegak hukum.

Pasokan Diduga Berasal dari Jakarta Selatan

Polisi juga mengungkap tembakau sintetis diperoleh dari seseorang di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, melalui transaksi daring.

MF dan TM disebut tidak pernah bertemu langsung dengan pemasok karena seluruh proses dilakukan secara online. Hingga kini, polisi masih memburu pemasok yang diduga menjadi pengendali jaringan tersebut.

57 Paket Tembakau Sintetis Disita

Kasat Resnarkoba Polresta Serang Kota Kompol Vhalio Agafe menjelaskan penggerebekan dilakukan pada 8 Juli 2026 di lokasi produksi rumahan di Cigelam, Ciruas.

Dari lokasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 57 paket tembakau sintetis seberat bruto 59 gram.
  • Dua botol cairan sintetis seberat bruto 10 mililiter.
  • Satu paket tembakau sintetis tambahan.
  • Timbangan digital.
  • Plastik klip.
  • Lakban.
  • Tas selempang.
  • Kotak penyimpanan.
  • Piring plastik.
  • Dua bungkus tembakau mole sebagai bahan baku.
Baca Juga :  Senpi Rakitan Pemasok Kejahatan Jakarta Dibongkar Polisi, 5 Pelaku Dibekuk Berikut Amunisi

Berdasarkan pemeriksaan, para pelaku menjual tembakau sintetis dengan harga bervariasi, mulai Rp50 ribu hingga Rp170 ribu per paket, tergantung berat kemasan.

Eksploitasi Anak dalam Jaringan Narkoba Jadi Ancaman Serius

Keterlibatan anak di bawah umur dalam jaringan narkotika menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Selain dijadikan kurir, anak-anak kerap dimanfaatkan karena dianggap lebih mudah diperintah dan tidak menimbulkan kecurigaan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pelaku yang melibatkan anak dalam tindak pidana narkotika dapat dikenai pemberatan hukuman.

Sementara itu, anak yang dimanfaatkan dalam jaringan narkoba diposisikan sebagai pihak yang harus mendapatkan perlindungan dan penanganan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan mengedepankan pendekatan yang sesuai bagi anak.

Polresta Serang Kota memastikan penyidikan terus dikembangkan untuk membongkar jaringan pemasok sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peredaran tembakau sintetis tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Pelajar MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom Secara Daring
Pesta Kameko Berujung Maut, Pria Tewas dalam Duel Parang di Muna Barat
Cari Sinyal HP, Pekerja Sawit di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau Sumatra
Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung
Janda di Lampung Ditemukan Tewas Terikat, Polisi Buru Pelaku Dugaan Perampokan
Tragedi Pantura! Truk Hantam Pikap Pengantin, 11 Tewas
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Bogor, BPBD Salurkan 200 Ribu Liter Air
Polisi Bongkar Jaringan Senjata KKB, Buronan AG Ditangkap di Jayapura

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pengedar Tembakau Sintetis Rekrut Anak di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:22 WIB

Polisi Ungkap Pelajar MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom Secara Daring

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:22 WIB

Pesta Kameko Berujung Maut, Pria Tewas dalam Duel Parang di Muna Barat

Senin, 13 Juli 2026 - 15:50 WIB

Cari Sinyal HP, Pekerja Sawit di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau Sumatra

Senin, 13 Juli 2026 - 09:37 WIB

Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung

Berita Terbaru