WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID β Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengajukan permohonan khusus kepada pemerintah Amerika Serikat.
Lobi Akses Starlink di Oval Office dan Capitol Hill
Zelenskyy menemui Presiden AS Donald Trump di Oval Office.
Ia melangsungkan pertemuan tertutup saat melakukan kunjungan kerja ke Washington.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Zelenskyy meminta bantuan Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink.
Ukraina ingin memanfaatkan satelit milik Elon Musk tersebut secara penuh.
Sistem ini memandu gempuran rudal presisi ke dalam wilayah Rusia.
Langkah taktis ini memperkuat akurasi tembakan jarak jauh militer Ukraina.
Zelenskyy menyampaikan aspirasi serupa kepada para anggota Kongres Amerika Serikat.
Senator Mike Rounds membenarkan permohonan resmi Zelenskyy tersebut.
Namun Presiden Donald Trump belum memberikan komitmen resmi.
Penundaan Lisensi Patriot dan Kelangkaan Amunisi
Ukraina mengejar akses Starlink demi menutupi kelangkaan pencegat Patriot.
Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran menyedot pasokan amunisi.
Oleh karena itu pasokan pencegat rudal balistik semakin menipis.
Sebelumnya Trump menjanjikan lisensi produksi mandiri Patriot saat KTT NATO.
Namun Trump mengubah sikap saat rapat kabinet di Camp David.
Trump mengaku masih mempertimbangkan keputusan bernilai teknologi tinggi tersebut.
“Kami masih membahas penyerahan teknologi canggih ini,” ujar Trump.
Pembatasan Elon Musk dan Risiko Senjata Rusia
Pemilik SpaceX Elon Musk mengizinkan penggunaan Starlink di Ukraina.
Izin ini mencakup area pendudukan Rusia di dalam wilayah Ukraina.
Namun Musk melarang keras operasional Starlink di dalam wilayah Rusia.
Sebab intelijen NATO mendeteksi ancaman senjata anti-satelit baru milik Rusia.
Militer Rusia menganggap ribuan satelit Starlink sebagai ancaman utama.
Oleh karena itu Musk menghindari risiko serangan puing orbital Rusia.
Hubungan Militer Rusia-Iran dan Bantuan Teknologi Drone
Zelenskyy sekaligus membeberkan bukti kerja sama militer Rusia dan Iran.
Pemerintah Iran menyuplai ribuan drone tempur untuk pasukan Rusia.
Sebagai balasan Rusia membagikan data pengawasan satelit kepada Iran.
Data pengawasan tersebut membantu Iran mengincar pangkalan militer Amerika Serikat.
Oleh sebab itu Ukraina menawarkan bantuan teknologi penangkis drone kepada AS.
Senator Richard Blumenthal memuji keahlian tinggi tim militer Ukraina.
Sementara itu Senat AS bersiap mengesahkan paket sanksi baru untuk Rusia.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













