Operasi Damai Cartenz Buru DPO GW di Tembagapura, Terkait Penembakan Freeport

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Operasi Damai Cartenz melakukan penyisiran di kawasan Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Posnews/Bareskrim)

Personel Operasi Damai Cartenz melakukan penyisiran di kawasan Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Posnews/Bareskrim)

MIMIKA, POSNEWS.CO.ID — Aparat gabungan Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole-2026 kembali melakukan operasi penegakan hukum terhadap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial GW di kawasan Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Jumat (7/8/2026).

Operasi berlangsung di medan ekstrem berupa jurang dan perbukitan yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah paling sulit dijangkau di Papua.

GW merupakan target lama kepolisian yang diduga terkait sejumlah aksi penembakan bersenjata di wilayah Tembagapura dan Mimika, termasuk serangan yang menewaskan seorang warga negara Selandia Baru di kawasan PT Freeport Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPO Lama Terkait Sejumlah Kasus Penembakan

Berdasarkan data kepolisian, GW masuk dalam DPO setelah diduga terlibat dalam beberapa perkara pidana.

Baca Juga :  Balita Raya Meninggal di Sukabumi, Kemensos Lakukan Asesmen Keluarga

Kasus pertama tercatat dalam LP/55/XI/2017/SEK Tembagapura tertanggal 14 November 2017, ketika terjadi penembakan terhadap kendaraan LWB di area Mile 69, Distrik Tembagapura, yang menyebabkan korban berinisial RTS mengalami luka tembak pada paha kiri.

Selanjutnya, nama GW kembali muncul dalam LP/39/III/2020/RES Mimika tertanggal 30 Maret 2020 terkait penyerangan dan penembakan di kawasan Office Building 1 PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.

Dalam insiden tersebut, Graeme Thomas Wall (57), warga negara Selandia Baru, tewas, sementara dua karyawan lainnya mengalami luka-luka.

Operasi di Medan Jurang dan Perbukitan

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan bahwa operasi dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan, pemantauan, dan pengembangan informasi yang dilakukan personel secara bertahap.

Menurutnya, personel gabungan menerapkan tindakan tegas dan terukur dengan menyesuaikan kondisi geografis di lapangan yang dipenuhi jurang dan bukit, serta tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Insiden Kebakaran Kilang Pertamina Dumai Riau, Penyebab Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, GW dilaporkan mengalami luka pada bagian tubuhnya. Target diduga dibawa kelompoknya ke kawasan hutan setelah mendapat pertolongan.

Polisi: Penindakan Berdasarkan Data dan Penyelidikan

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan bahwa seluruh langkah penegakan hukum terhadap GW dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan data yang dimiliki kepolisian.

Ia menegaskan target operasi ditetapkan berdasarkan penyelidikan, pemantauan, dan bukti yang dimiliki kepolisian.

Masyarakat Diminta Waspada Informasi Hoaks

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Situasi di Tembagapura masih dipantau, dan informasi kepada publik akan didasarkan pada fakta yang telah diverifikasi.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole-2026 masih memburu GW di kawasan Tembagapura.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya aparat mengejar DPO dan mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di Papua Tengah.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baku Tembak Pecah di Papua Tengah, 4 Anggota OPM Dilaporkan Tewas
Kapolda Bengkulu Turun ke Lahan, Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon, Ditemukan Bersimbah Darah di Kamar
Pencuri Brankas Masjid Al Markaz Gasak Rp75 Juta, Uangnya Ludes untuk Sabu dan Judol
Ditolak Bawa Anak, Pria di Kupang Diduga Bacok Mantan Istri dan Bocah 10 Tahun
Polisi Tangkap NB, Tersangka Penembakan ASN Yahukimo dan Sita 3 Amunisi
Mediasi Dua Ormas di Sukabumi Berubah Jadi Adu Bacok, 5 Orang Diamankan
KM Virgo Transport 8: 19 Meninggal, 116 Orang Masih Dicari Tim SAR

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Baku Tembak Pecah di Papua Tengah, 4 Anggota OPM Dilaporkan Tewas

Jumat, 25 September 2026 - 14:22 WIB

Kapolda Bengkulu Turun ke Lahan, Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 25 September 2026 - 11:18 WIB

Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon, Ditemukan Bersimbah Darah di Kamar

Jumat, 25 September 2026 - 06:04 WIB

Pencuri Brankas Masjid Al Markaz Gasak Rp75 Juta, Uangnya Ludes untuk Sabu dan Judol

Kamis, 24 September 2026 - 14:19 WIB

Ditolak Bawa Anak, Pria di Kupang Diduga Bacok Mantan Istri dan Bocah 10 Tahun

Berita Terbaru

Ilustrasi, Senat Italia menyetujui RUU kerangka hukum energi nuklir generasi baru. Simak rincian kebijakan PM Giorgia Meloni dan reaksi aktivis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB