Polda Metro Jaya Tegaskan Penertiban Pendemo, Kelompok Anarkis Dipisah dari Mahasiswa & Buruh

Jumat, 5 September 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam. (Dok-Polri)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam. (Dok-Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menegaskan penanganan pendemo yang diamankan saat aksi beberapa hari lalu berdasarkan bukti dan aturan yang berlaku. Salah satu tuntutan kelompok 17+8 meminta pembebasan pendemo yang ditahan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan ada dua kelompok berbeda saat aksi demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/9/2025).

“Lebih lanjut, penyidik masih bekerja berdasarkan bukti-bukti. Dalam pengamanan aksi kemarin, kami menghadapi dua pihak,” ujar Ade.

Ade menambahkan, kelompok pertama terdiri dari buruh dan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan tertib. Sementara kelompok kedua, yang terprovokasi ajakan media sosial, justru mengganggu ketertiban umum. “Ada pelajar dan anak-anak yang hadir bukan untuk menyampaikan pendapat, tapi langsung melakukan tindakan mengganggu ketertiban,” tambahnya.

Polisi Imbau Persuasif Sebelum Penertiban

Sesuai SOP, polisi memberikan imbauan persuasif sebelum melakukan penertiban. Petugas menyebar di lokasi untuk mengingatkan pendemo agar tidak terprovokasi. “Kapolres Metro Jakarta Pusat juga memberikan imbauan agar menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan provokatif. Jika imbauan diabaikan, petugas melakukan upaya penertiban,” jelas Ade.

Baca Juga :  OTT KPK di Jawa Timur: 16 Orang Diciduk, Bupati Tulungagung Ikut Terjaring

Ade menegaskan, tindakan penertiban hanya menyasar perusuh, sedangkan pendemo yang menyampaikan aspirasi tetap dilayani sesuai aturan. “Jadi ada dua hal berbeda, perusuh ditertibkan, sementara pengunjuk rasa yang patuh dilayani dengan prosedur yang ada,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Square Enix mengerahkan tim khusus untuk mengoptimalkan performa Final Fantasy VII Revelation di Nintendo Switch 2 dan Xbox Series S. Dok: Istimewa.

Blog

Square Enix Menyiapkan Tim Khusus Demi FFVII Revelation

Selasa, 6 Okt 2026 - 09:08 WIB

Steam milik Valve memproyeksikan rekor pendapatan menembus 20 miliar Dolar AS pada 2026 usai mengumpulkan 16,5 miliar Dolar. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Memproyeksikan Rekor Keuntungan Menembus 20 Miliar

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:06 WIB

SEGA dan YOYOYO merilis patung porselen Arita Sonic Infinite Blue edisi terbatas 50 unit seharga Rp 112,5 juta untuk ulang tahun ke-35. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

SEGA Merilis Patung Porselen Sonic Infinite Blue

Selasa, 6 Okt 2026 - 07:56 WIB