Penganiayaan Sadis di Cipondoh Tangerang, Korban Tewas Dibacok dan Disiram Air Keras

Minggu, 28 September 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Warga Cipondoh digemparkan penganiayaan sadis yang menewaskan seorang pria tanpa identitas, Sabtu (27/9/2025) dini hari.

Korban penuh luka bacok dan siraman air keras, akhirnya tewas usai sempat dirawat di RS Sari Asih, Cipondoh, Kota Tangerang.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 05.42 WIB di depan RS Sari Asih Cipondoh, Jalan Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Cipondoh Makmur.

Dua saksi mata, Ricky Sumardi dan Bustami, melihat korban datang dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga :  AI Elon Musk Tersandung Skandal Pornografi Anak dan Deepfake

Tubuh korban penuh luka, bacokan di tangan kiri dan dengkul kanan, serta wajah dan badan melepuh akibat air keras. Melihat itu, saksi langsung membawa korban masuk ke IGD RS Sari Asih.

Namun, nyawa korban tak tertolong. Sekitar pukul 06.20 WIB, korban menghembuskan napas terakhir dengan mulut berbusa. Dugaan sementara, korban tewas akibat penganiayaan brutal.

Baca Juga :  PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Imbas Gejolak Unjuk Rasa

Jenazah lalu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk divisum. Kasus ini resmi dilaporkan ke Polsek Cipondoh, dan polisi masih memburu pelaku yang kabur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus penganiayaan dengan modus sadis ini menambah daftar panjang aksi kriminal di Tangerang. Polisi wajib mengusut tuntas siapa dalang di balik pembunuhan keji tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mandat Kekuatan Militer: Bahrain Ajukan Resolusi PBB untuk Amankan Selat Hormuz
Diplomasi di Balik Layar: Trump Tunda Serangan Listrik demi Negosiasi
Kim Jong Un Labeli Korea Selatan Musuh Utama dan Perkuat Nuklir Tanpa Batas
Tragedi Udara Kolombia: 66 Prajurit Tewas dalam Kecelakaan Hercules C-130 di Perbatasan Peru
Uni Eropa dan Australia Sahkan Perjanjian Dagang Bebas di Tengah Krisis Energi
China Petakan Dasar Samudra Global demi Keunggulan Kapal Selam
Menggugat Kekosongan Hukum bagi Pengungsi Lingkungan
Mengapa Litium Menjadi Minyak Baru dalam Geopolitik?

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:00 WIB

Mandat Kekuatan Militer: Bahrain Ajukan Resolusi PBB untuk Amankan Selat Hormuz

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:30 WIB

Diplomasi di Balik Layar: Trump Tunda Serangan Listrik demi Negosiasi

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:00 WIB

Kim Jong Un Labeli Korea Selatan Musuh Utama dan Perkuat Nuklir Tanpa Batas

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:30 WIB

Tragedi Udara Kolombia: 66 Prajurit Tewas dalam Kecelakaan Hercules C-130 di Perbatasan Peru

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:00 WIB

Uni Eropa dan Australia Sahkan Perjanjian Dagang Bebas di Tengah Krisis Energi

Berita Terbaru