INGGRIS, POSNEWS.CO.ID — Manajer Manchester United, Ruben Amorim, baru-baru ini berbicara kepada media menjelang pertandingan Premier League melawan Nottingham Forest. Konferensi pers ini memiliki makna khusus, karena berlangsung tepat menjelang peringatan satu tahun penunjukannya sebagai pelatih kepala di Old Trafford.
Amorim, yang secara resmi ditunjuk pada 1 November 2024, merefleksikan 12 bulan pertamanya. Ia menggambarkannya sebagai “perjalanan besar” yang “sangat berat” dengan “momen baik dan buruk”. Meski musim lalu timnya harus finis di peringkat ke-15, Amorim menegaskan bahwa melatih United adalah “salah satu kehormatan terbesar” dalam hidupnya dan ia “ingin bertahan di sini selama bertahun-tahun.”
Membalas Sindiran Sean Dyche
Pertandingan hari Sabtu (1/11) akan mempertemukannya dengan manajer Forest, Sean Dyche, yang sebelumnya melontarkan kritik tajam. Saat masih menjadi pundit di awal 2025, Dyche mengklaim bahwa ia bisa “memenangkan lebih banyak pertandingan” di United daripada Amorim “hanya dengan beralih ke 4-4-2,” dan menyebut filosofi Amorim “tidak berfungsi.”
Menanggapi hal ini, Amorim membalas dengan tenang. “Mungkin itu benar jika kami bermain 4-4-2,” katanya. Namun, ia membedakan peran Dyche sebagai manajer dan pundit. “Jika Anda seorang pundit dan Anda tidak mengatakan hal-hal yang sangat kuat, saya tidak ingin menonton Anda… Saya tahu Sean Dyche sangat pintar dan dia tahu cara memainkan permainan.”
Kabar Terbaru Tim dan Kondisi Martinez
Dari sisi tim, Amorim memberikan kabar terbaru yang ditunggu-tunggu tentang Lisandro Martinez. Bek asal Argentina itu telah kembali berlatih setelah absen sejak Februari karena cedera ligamen.
Meskipun Amorim senang dengan kembalinya Martinez yang “memberi kami keunggulan dalam setiap sesi latihan,” ia mengonfirmasi tidak akan mengambil risiko. “Dia [Martinez] ingin pergi [ke pertandingan Forest],” kata Amorim. “Dia tidak akan pergi ke yang satu ini, dia akan membutuhkan waktu.”
Menjelang pertandingan di The City Ground, Amorim juga menyoroti masalah performa tandang timnya. “Kami tidak menjadi tim yang sama saat tandang dan di kandang, jadi kami perlu memperbaiki cara kami mengendalikan lingkungan,” akunya. Selain itu, ia mengantisipasi tantangan di lini serang, karena Amad dan Bryan Mbeumo akan segera berangkat untuk Piala Afrika (AFCON). “Kami akan sedikit kesulitan,” katanya, “tapi itu akan menjadi peluang” bagi pemain lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia


















