Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menggeliat.

Korlantas Polri mencatat hingga hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, sebanyak 459.570 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah tujuan mudik.

Namun demikian, jumlah tersebut baru sebagian kecil dari total proyeksi kendaraan yang akan keluar dari Ibu Kota.

Aparat memperkirakan masih ada sekitar 3,2 juta kendaraan atau 76,9 persen yang belum bergerak meninggalkan Jakarta.

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Faizal mengatakan peningkatan volume kendaraan memang sudah mulai terlihat sejak 14 hingga 15 Maret 2026.

Meski demikian, arus mudik diprediksi akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.

“Data sementara menunjukkan sekitar 459.570 kendaraan sudah keluar dari Jakarta. Dari total proyeksi 3.671.028 kendaraan, berarti masih ada sekitar 3,2 juta kendaraan atau 76,9 persen yang belum bergerak,” ujar Faizal saat memantau situasi di Command Center PJR Korlantas Polri di KM 29 Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (15/3/2026).

Baca Juga :  Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang, Ini Strategi Polri

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prediksi 18–20 Maret Lonjakan Kendaraan

Selanjutnya, Korlantas memprediksi lonjakan kendaraan akan terjadi pada Rabu hingga Jumat, 18–20 Maret 2026.

Pada periode tersebut, volume lalu lintas diperkirakan meningkat tajam karena masyarakat mulai mengambil cuti dan memulai perjalanan mudik lebih awal.

Petugas kepolisian pun terus bersiaga di berbagai titik strategis guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus mudik berlangsung.

Di sisi lain, Korlantas juga mencatat adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas pada hari kedua Operasi Ketupat.

Meski demikian, angka korban meninggal dunia justru mengalami penurunan signifikan.

Menurut Faizal, penempatan personel kepolisian di jalur-jalur utama mudik terbukti mampu menekan tingkat fatalitas kecelakaan.

“Kejadian kecelakaan memang meningkat, tetapi fatalitas atau korban meninggal dunia turun sekitar 45 persen. Kehadiran personel di lapangan cukup memberikan dampak positif,” jelasnya.

Baca Juga :  Trump Tuntut Zero Capability Saat Iran Siapkan Doktrin

Sementara itu, mayoritas kendaraan pemudik terpantau bergerak menuju wilayah Trans Jawa atau arah timur Pulau Jawa. Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi milik pemudik.

“Arus kendaraan masih didominasi menuju arah timur atau jalur Trans Jawa. Sebagian besar kendaraan yang melintas adalah kendaraan pribadi,” ungkap Faizal.

Adapun kendaraan logistik seperti truk masih terlihat melintas di jalur barat menuju pelabuhan penyeberangan, khususnya ke arah Merak dan Bakauheni.

Sebagai informasi, Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pemerintah memprediksi mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini mencapai 143,9 juta perjalanan, sehingga aparat terus memperketat pengamanan di jalur-jalur utama mudik di seluruh Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang
Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai
Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar
Sikat Sabu Setengah Ton, Tim Narkoba Polda Metro Jaya Diguyur Pin Emas Kapolri

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Rabu, 22 April 2026 - 15:52 WIB

Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 15:22 WIB

Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta

Berita Terbaru