Donald Trump Bantah Kabar Komunikasi Damai dengan Iran

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang damai dari Buergenstock. Delegasi Amerika Serikat dan Iran menyepakati peta jalan transisi 60 hari guna mengakhiri perang dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

Peluang damai dari Buergenstock. Delegasi Amerika Serikat dan Iran menyepakati peta jalan transisi 60 hari guna mengakhiri perang dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

TEHRAN, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Iran saat ini tengah mengkaji draf kesepakatan damai sementara dengan Amerika Serikat guna mengakhiri perang. Meskipun demikian, beberapa media lokal melaporkan bahwa Tehran telah menghentikan komunikasi langsung dengan Washington selama beberapa hari terakhir.

Bantahan Keras Donald Trump

Presiden AS Donald Trump langsung membantah keras laporan mengenai kemacetan komunikasi diplomatik tersebut. Sebab, ia mengeklaim kedua belah pihak terus berkomunikasi secara intensif tanpa ada jeda sama sekali.

“Pembicaraan kami terus berjalan secara berkelanjutan setiap harinya,” ujar Trump melalui unggahan media sosialnya pada Selasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump bahkan sangat optimis bahwa kedua negara akan menyepakati draf gencatan senjata baru minggu depan. Dengan demikian, kesepakatan tersebut dapat segera membuka kembali jalur pelayaran penting di Selat Hormuz.

Baca Juga :  Tragedi Udara Kolombia: 66 Prajurit Tewas dalam Kecelakaan Hercules C-130 di Perbatasan Peru

Syarat Alot dari Tehran

Di sisi lain, pihak Iran bersikap sangat hati-hati akibat sejarah ketidakpatuhan hukum oleh pihak AS. Oleh karena itu, Tehran mengajukan beberapa syarat ketat sebelum menyetujui perjanjian damai sementara tersebut.

Sumber internal menyebut Iran menuntut penghentian total serangan militer di seluruh front, termasuk wilayah Lebanon. Selain itu, mereka juga mendesak pencairan dana minyak senilai miliaran dolar serta pembebasan blokade pelabuhan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan pelonggaran sanksi secara cuma-cuma. Sebab, Iran harus terlebih dahulu memenuhi komitmen penghentian program pengayaan uranium mereka.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar Jaringan ‘Om Bos’, Kurir Sabu Rp5 Juta per Kilo Ditangkap

Dampak Buruk Perang Energi

Perang yang meletus sejak 28 Februari 2026 ini telah memicu krisis energi dan pangan global yang sangat parah. Akibatnya, harga minyak mentah dunia kembali merangkak naik ke level tertinggi dalam sepekan terakhir.

Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi dunia kini masih berada di bawah pengawasan ketat militer Iran. Hingga saat ini, hanya kapal dengan izin khusus dari Garda Revolusi yang dapat melintasi jalur laut tersebut.

Kerusakan rantai pasok global ini juga mulai mengganggu pengiriman bantuan kemanusiaan darurat PBB ke berbagai negara berkembang. Maka dari itu, dunia internasional terus mendesak kedua negara agar segera menyelesaikan perselisihan secara damai.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terbaru

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB