Donald Trump Bantah Kabar Komunikasi Damai dengan Iran

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketidakpastian di jalur diplomasi. Presiden Donald Trump menegaskan perundingan damai dengan Iran terus berjalan setiap hari, membantah laporan media Tehran mengenai mandeknya komunikasi. Dok: Istimewa.

Ketidakpastian di jalur diplomasi. Presiden Donald Trump menegaskan perundingan damai dengan Iran terus berjalan setiap hari, membantah laporan media Tehran mengenai mandeknya komunikasi. Dok: Istimewa.

TEHRAN, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Iran saat ini tengah mengkaji draf kesepakatan damai sementara dengan Amerika Serikat guna mengakhiri perang. Meskipun demikian, beberapa media lokal melaporkan bahwa Tehran telah menghentikan komunikasi langsung dengan Washington selama beberapa hari terakhir.

Bantahan Keras Donald Trump

Presiden AS Donald Trump langsung membantah keras laporan mengenai kemacetan komunikasi diplomatik tersebut. Sebab, ia mengeklaim kedua belah pihak terus berkomunikasi secara intensif tanpa ada jeda sama sekali.

“Pembicaraan kami terus berjalan secara berkelanjutan setiap harinya,” ujar Trump melalui unggahan media sosialnya pada Selasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump bahkan sangat optimis bahwa kedua negara akan menyepakati draf gencatan senjata baru minggu depan. Dengan demikian, kesepakatan tersebut dapat segera membuka kembali jalur pelayaran penting di Selat Hormuz.

Baca Juga :  Ribuan Ponpes Terancam Ambruk, BNPB Ungkap Hanya 50 Ponpes yang Punya IMB

Syarat Alot dari Tehran

Di sisi lain, pihak Iran bersikap sangat hati-hati akibat sejarah ketidakpatuhan hukum oleh pihak AS. Oleh karena itu, Tehran mengajukan beberapa syarat ketat sebelum menyetujui perjanjian damai sementara tersebut.

Sumber internal menyebut Iran menuntut penghentian total serangan militer di seluruh front, termasuk wilayah Lebanon. Selain itu, mereka juga mendesak pencairan dana minyak senilai miliaran dolar serta pembebasan blokade pelabuhan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan pelonggaran sanksi secara cuma-cuma. Sebab, Iran harus terlebih dahulu memenuhi komitmen penghentian program pengayaan uranium mereka.

Baca Juga :  China-Kanada Mesra Lagi: Li Qiang dan Mark Carney Sepakati Kerja Sama Energi

Dampak Buruk Perang Energi

Perang yang meletus sejak 28 Februari 2026 ini telah memicu krisis energi dan pangan global yang sangat parah. Akibatnya, harga minyak mentah dunia kembali merangkak naik ke level tertinggi dalam sepekan terakhir.

Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi dunia kini masih berada di bawah pengawasan ketat militer Iran. Hingga saat ini, hanya kapal dengan izin khusus dari Garda Revolusi yang dapat melintasi jalur laut tersebut.

Kerusakan rantai pasok global ini juga mulai mengganggu pengiriman bantuan kemanusiaan darurat PBB ke berbagai negara berkembang. Maka dari itu, dunia internasional terus mendesak kedua negara agar segera menyelesaikan perselisihan secara damai.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB