Pakistan Tegaskan Tidak Akan Bergabung dengan Abraham Accords

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pernyataan tegas Islamabad. Menteri Pertahanan Khawaja Asif menegaskan Pakistan menolak normalisasi hubungan dengan Israel karena bertentangan dengan ideologi dasar negara. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Pernyataan tegas Islamabad. Menteri Pertahanan Khawaja Asif menegaskan Pakistan menolak normalisasi hubungan dengan Israel karena bertentangan dengan ideologi dasar negara. Dok: Istimewa.

ISLAMABAD, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Pakistan menegaskan tidak akan bergabung dalam kesepakatan apa pun untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Menteri Pertahanan Khawaja Asif menyampaikan keputusan tersebut pada hari Selasa.

Asif menyatakan bahwa Islamabad akan menolak setiap perjanjian yang bertentangan dengan ideologi dasar mereka. Pernyataan ini merespons langsung tekanan diplomatik dari Gedung Putih.

Tekanan Diplomatik dari Donald Trump

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah pernyataan tegas di media sosial. Ia menuntut beberapa negara mediator perundingan AS-Iran untuk segera mengambil tindakan nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Negara-negara tersebut meliputi Arab Saudi, Qatar, Mesir, Yordania, Turkiye, dan Pakistan. Trump mendesak mereka untuk segera bergabung dalam Abraham Accords. Jika menolak, ia meminta mereka mundur dari upaya mediasi konflik tersebut.

Baca Juga :  Hari Ini Lawan Vietnam Semifinal Futsal AFF 2026: Garuda Siap Pertahankan Takhta

Trump juga menambahkan satu poin penting lainnya dalam kesepakatan potensial ini. Menurutnya, Iran harus ikut bergabung dalam kesepakatan normalisasi jika Washington dan Tehran mencapai kesepakatan damai.

Sikap Ideologis dan Kebijakan Paspor Pakistan

Khawaja Asif secara tegas mempertanyakan kredibilitas untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Ia meragukan komitmen perdamaian pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

“Bagaimana Anda bisa duduk bersama dengan pihak yang tidak bisa dipercaya ucapannya bahkan untuk satu hari saja?” ujar Asif dalam sebuah wawancara televisi.

Ia juga merujuk pada kebijakan paspor nasional sebagai bukti penolakan tersebut. Pakistan memiliki aturan unik yang melarang warga negaranya menggunakan paspor tersebut untuk bepergian ke Israel.

Baca Juga :  Kapal Tanker Korsel Tembus Laut Merah Hindari Blokade Hormuz

Islamabad secara historis tetap memegang teguh syarat perdamaian di Timur Tengah. Mereka hanya akan mengakui Israel setelah pembentukan negara Palestina merdeka berdasarkan batas wilayah tahun 1967.

Sejarah Singkat Abraham Accords

Pemerintah Amerika Serikat memprakarsai Abraham Accords pada tahun 2020. Langkah ini berhasil memicu normalisasi hubungan antara Israel dan beberapa negara Arab.

Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko telah menandatangani kesepakatan tersebut. Sebelum konflik Gaza pecah pada Oktober 2023, Washington juga gencar membujuk Arab Saudi. Namun, Riyadh langsung menangguhkan pembicaraan tersebut setelah pertempuran meletus.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengawasan Ketat Hewan Kurban di Jakarta Diperketat, Ini Langkah Pemprov DKI
Menag Tegaskan Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Solusi Stunting
Hubungan Beijing-Belgrade Kian Kokoh, Tiongkok dan Serbia
Teddy Indra Wijaya Borong 35 Sapi Jumbo dari Boyolali untuk Kurban
Belasan Simpatisan ISIS Australia Tetap Terancam Hukuman Berat
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Petir di Jabodetabek Malam Ini
Jepang Jajaki Ekspor Kapal Perang Mogami ke Selandia Baru
Aliansi Quad Sepakati Langkah Konkret di Indo-Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:17 WIB

Pakistan Tegaskan Tidak Akan Bergabung dengan Abraham Accords

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:36 WIB

Pengawasan Ketat Hewan Kurban di Jakarta Diperketat, Ini Langkah Pemprov DKI

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:22 WIB

Menag Tegaskan Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Solusi Stunting

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:07 WIB

Hubungan Beijing-Belgrade Kian Kokoh, Tiongkok dan Serbia

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:35 WIB

Teddy Indra Wijaya Borong 35 Sapi Jumbo dari Boyolali untuk Kurban

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pernyataan tegas Islamabad. Menteri Pertahanan Khawaja Asif menegaskan Pakistan menolak normalisasi hubungan dengan Israel karena bertentangan dengan ideologi dasar negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Tegaskan Tidak Akan Bergabung dengan Abraham Accords

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:17 WIB

Kunjungan kenegaraan Presiden Vucic ke Beijing memperkuat kolaborasi infrastruktur, teknologi, dan perdagangan bebas dalam bingkai

INTERNASIONAL

Hubungan Beijing-Belgrade Kian Kokoh, Tiongkok dan Serbia

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:07 WIB