Puncak Arus Balik Nataru 2026, Penumpang Internasional Wajib Isi Aplikasi All Indonesia

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lonjakan Arus Balik Nataru, Pemerintah Wajibkan All Indonesia bagi Penumpang Internasional. (Posnews/Ist)

Lonjakan Arus Balik Nataru, Pemerintah Wajibkan All Indonesia bagi Penumpang Internasional. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi terjadi hari ini Sabtu (3/1/2026) hingga besok, Minggu (4/1/2026).

Di tengah lonjakan penumpang, pemerintah mewajibkan seluruh penumpang internasional mengisi aplikasi All Indonesia sebelum tiba di Tanah Air.

Kebijakan ini berlaku di seluruh bandara dan pelabuhan internasional Indonesia. Penumpang yang lalai berpotensi mengalami antrean panjang saat pemeriksaan kedatangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktorat Jenderal Imigrasi menegaskan, aplikasi All Indonesia menjadi satu-satunya formulir digital resmi deklarasi kedatangan internasional.

Sistem ini menggabungkan layanan imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina dalam satu platform.

“Penumpang bisa mengisi aplikasi ini maksimal tiga hari sebelum kedatangan agar proses di bandara lebih cepat dan lancar,” kata Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Ditjen Imigrasi, Achmad Nur Saleh, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga :  Vape Etomidate Masuk Indonesia dari Malaysia Rp5,1 Miliar, 6 Tersangka Diciduk BNN

Dengan pengisian awal, penumpang terhindar dari kerepotan dan penumpukan antrean di konter pemeriksaan.

Satu QR Code, Gantikan Banyak Formulir

Setelah mengisi data paspor, penerbangan, alamat tujuan, riwayat perjalanan, hingga deklarasi kesehatan dan barang bawaan, sistem akan mengeluarkan satu kode QR.

Kode QR inilah yang langsung dipindai petugas Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina, tanpa perlu formulir fisik terpisah. Praktis, cepat, dan terintegrasi.

Pemerintah Tegas, Ini Gerbang Citra Indonesia

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan, sistem All Indonesia menjadi wajah pertama Indonesia di mata dunia.

Baca Juga :  KPK Jerat Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi, Sita Dolar AS hingga Dolar Singapura

“Gerbang negara adalah etalase bangsa. Sistem kedatangan harus modern, ramah, dan efisien,” tegas Agus.

Ia menilai, penyederhanaan prosedur ini tak hanya mempercepat layanan, tetapi juga mendorong kepercayaan internasional dan akselerasi ekonomi nasional.

Aplikasi All Indonesia resmi berlaku sejak 1 Oktober 2025 dan menjadi satu-satunya sistem deklarasi kedatangan di seluruh bandara dan pelabuhan Indonesia. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store, App Store, serta versi web resmi.

Di tengah puncak arus balik Nataru, pemerintah mengingatkan: isi All Indonesia lebih awal, atau siap terjebak antrean panjang.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melania Trump dan Peng Liyuan Kunjungi Museum Seni Asia
Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan
PM Jepang Sanae Takaichi Hadapi Dilema Diplomasi
Board of Peace Ajukan Rencana Rekonstruksi Gaza
Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir
Kremlin Kecam PM Inggris Andy Burnham Terkait Disinformasi
Volodymyr Zelenskyy Desak Pemimpin Dunia Hentikan Perang
Hakim AS Menunda Putusan Kasus Larangan Media Gedung Putih

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:15 WIB

Melania Trump dan Peng Liyuan Kunjungi Museum Seni Asia

Sabtu, 26 September 2026 - 14:13 WIB

Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:03 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Hadapi Dilema Diplomasi

Sabtu, 26 September 2026 - 06:12 WIB

Board of Peace Ajukan Rencana Rekonstruksi Gaza

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir

Berita Terbaru

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

DAERAH

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:19 WIB

Ilustrasi, warga Jabodetabek diminta mewaspadai perubahan cuaca dan potensi hujan dengan intensitas tinggi.(Posnews/Net)

JABODETABEK

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:11 WIB