Kebijakan Satu Pintu Danantara Berisiko Ganggu Pasokan Global

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tekanan bagi produsen sawit. Impor minyak sawit India merosot ke level terendah dalam 14 bulan akibat krisis energi gas dan cuaca panas ekstrem. Dok: Istimewa.

Tekanan bagi produsen sawit. Impor minyak sawit India merosot ke level terendah dalam 14 bulan akibat krisis energi gas dan cuaca panas ekstrem. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Langkah Pemerintah Indonesia memusatkan ekspor minyak kelapa sawit melalui satu agen negara berpotensi mengganggu pasokan dunia. Sebab, Indonesia saat ini menguasai lebih dari setengah total pengiriman komoditas minyak nabati global secara keseluruhan.

Sementara itu, kebijakan baru ini juga berisiko meningkatkan volume ekspor negara kompetitor utama seperti Malaysia. Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kewajiban ekspor satu pintu ini pada tanggal 20 Mei lalu. Aturan tersebut mewajibkan ekspor kelapa sawit, batubara, serta feronikel mengalir melalui satu lembaga negara.

Dampak Buruk Terhadap Volatilitas Harga Global

Sebelumnya, kebijakan pembatasan ekspor Indonesia untuk program biodiesel terbukti telah mengerek harga minyak sawit dunia. Akibatnya, harga minyak nabati lain seperti minyak kedelai dan minyak matahari turut melonjak tinggi. Padahal, pasar kelapa sawit saat ini juga sedang menghadapi keterbatasan pasokan akibat cuaca ekstrem El Nino.

Wakil Presiden importir minyak Patanjali Foods, Aashish Acharya, memberikan analisis tajam mengenai situasi pasar ini. Menurutnya, pasar kelapa sawit kini sedang berupaya menyesuaikan diri dengan lonjakan harga energi global. Lonjakan harga tersebut terjadi akibat eskalasi konflik bersenjata yang berkepanjangan di kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, kebijakan sepihak Indonesia akan menambah ketidakpastian serta memicu volatilitas harga yang parah.

Risiko Monopoli dan Keuntungan bagi Malaysia

Para pelaku industri menilai mekanisme terpusat ini akan merusak ekosistem perdagangan bebas secara sistemik. Mantan Ketua Asosiasi Minyak Sawit Malaysia (MPOA), MR Chandran, menyampaikan kekhawatiran senada terkait hal tersebut. Ia menilai pemusatan kekuatan harga pada satu lembaga negara akan menurunkan transparansi perdagangan. Selain itu, sistem satu pintu ini berisiko memasukkan pengaruh politik yang terlalu besar dalam transaksi komersial.

Dengan demikian, Chandran memproyeksikan Malaysia akan mendapatkan keuntungan besar dari perubahan kebijakan luar negeri Indonesia. Para pembeli global kemungkinan besar akan beralih memilih produk sawit Malaysia yang jauh lebih stabil. Mereka tentu lebih menyukai jaminan kepastian hukum daripada menghadapi risiko ketidakpastian pasokan di Indonesia.

Baca Juga :  KPK Periksa Deputi Gubernur BI Fillianingsih Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR BI dan OJK

Ancaman Kerugian bagi Jutaan Petani Swadaya

Ketua Umum Gapki, Eddy Martono, juga memperingatkan risiko kerusakan hubungan dagang dengan para pembeli luar negeri. Sebab, proses sentralisasi yang terburu-buru tanpa manajemen matang dapat mengacaukan kontrak pengiriman yang sudah berjalan.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal POPSI, Mansuetus Darto, mengkhawatirkan nasib jutaan petani sawit swadaya di daerah. Darto menjelaskan bahwa para petani mandiri akan berada dalam posisi tawar yang sangat lemah. Sebab, jumlah pembeli akan menyusut secara drastis saat negara menguasai penuh seluruh akses pasar hulu. Pada akhirnya, monopoli perdagangan ini berpotensi menekan harga beli buah sawit di tingkat petani lokal.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan
Beras Subsidi Diduga Dijual Premium, Amran: Petani dan Konsumen Dikhianati
Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya
Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:31 WIB

Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 06:24 WIB

Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Berita Terbaru

GameSir merilis controller G7 Pro edisi Sunset Boulevard dan Ocean Breeze bernuansa Vice City GTA 6. Simak spesifikasi sensor TMR. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

GameSir Rilis Controller G7 Pro Edisi Vice City GTA 6

Minggu, 1 Nov 2026 - 16:00 WIB

Strava resmi terintegrasi dengan Google Gemini via Connected Apps. Simak cara menghubungkan akun dan keunggulan analisis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Strava Gandeng Google Gemini Hadirkan Analisis Performa

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:49 WIB