Neraka di Kyiv: Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi kemanusiaan di Kyiv. Serangan udara masif Rusia membakar ratusan bangunan dan menewaskan puluhan warga sipil. Dok: REUTERS/Viacheslav Ratynskyi

Tragedi kemanusiaan di Kyiv. Serangan udara masif Rusia membakar ratusan bangunan dan menewaskan puluhan warga sipil. Dok: REUTERS/Viacheslav Ratynskyi

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Militer Rusia menggempur Kyiv dengan ratusan drone dan puluhan rudal. Serangan fajar pada hari Kamis tersebut menewaskan sedikitnya 25 warga sipil.

Malam Kelam Ibu Kota Kyiv

Ledakan keras mengguncang pusat kota Kyiv sepanjang malam. Ribuan penduduk berlari menyelamatkan diri ke dalam stasiun kereta bawah tanah.

Kepala Administrasi Militer Kyiv Tymur Tkachenko membagikan data korban lewat Telegram. Ia memperkirakan jumlah korban meninggal dunia akan terus bertambah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim penyelamat bekerja tanpa henti mencari korban di bawah puing-puing bangunan. Mereka menemukan lima jenazah dari satu reruntuhan apartemen sembilan lantai.

Tkachenko berjanji timnya akan terus bekerja hingga puing bersih sepenuhnya.

Kekecewaan Zelenskyy Terhadap Sekutu Barat

Serangan ini menjadi serangan paling mematikan di Kyiv sepanjang tahun ini. Presiden Volodymyr Zelenskyy langsung mempersingkat kunjungannya di Irlandia.

Baca Juga :  Solidaritas Teheran-Islamabad: Pezeshkian Tegaskan Hak Bela Diri Iran di Hadapan PM Shehbaz Sharif

Ia segera pulang untuk meninjau lokasi bencana di Kyiv. Zelenskyy menyatakan kekecewaannya secara terbuka kepada para sekutu Barat.

Ia menyalahkan keterlambatan pengiriman sistem pertahanan udara dari negara mitra.

“Para sekutu lambat memenuhi janji mereka untuk mengirim senjata,” ujar Zelenskyy.

Ia berencana membawa masalah pertahanan udara ini ke KTT NATO di Turki. Zelenskyy mendesak Eropa membangun sistem pertahanan udara mandiri yang kuat.

Skala Gempuran Rusia dan Kerusakan Kota

Angkatan Udara Ukraina mencatat Rusia menembakkan 74 rudal dan 496 drone. Juru bicara militer Yuri Ihnat mengakui rendahnya tingkat penangkapan rudal balistik.

Ukraina saat ini mengalami kelangkaan rudal Patriot secara ekstrem.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim serangan presisi tinggi mereka sukses. Mereka menargetkan fasilitas militer, infrastruktur energi, dan bandara di Kyiv.

Walikota Kyiv Vitali Klitschko mengumumkan hari berkabung nasional pada hari Jumat. Klitschko mencatat kerusakan parah pada 130 bangunan di seluruh kota.

Baca Juga :  Count Binface, Kandidat Tong Sampah yang Curi Perhatian

Duta Besar Uni Eropa Katarina Mathernova menyebut Rusia membawa neraka ke Kyiv. Kebakaran hebat juga merusak tempat tinggal para staf diplomatik asing.

Serangan tersebut turut menghancurkan laboratorium canggih milik Institut Biokimia Nasional.

Dampak Regional dan Tekanan Internasional

Tetangga Ukraina, Polandia, segera menerbangkan jet tempur untuk menjaga wilayah udaranya. Finlandia juga menutup sementara jalur penerbangan di Teluk Finlandia bagian timur.

Serangan balasan ini menyusul aksi drone Ukraina ke kilang minyak Rusia. Ukraina sebelumnya menghantam fasilitas energi Rusia di wilayah Nizhny Novgorod.

Serangan hulu tersebut memicu krisis bahan bakar yang parah di Rusia. Rusia bahkan harus mengimpor bensin dari India untuk mengatasi kelangkaan.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengusulkan sanksi baru. Ia ingin menargetkan perusahaan penyokong industri militer Rusia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga mengecam keras aksi brutal Rusia. Ia menyebut serangan terhadap wilayah padat penduduk sebagai kejahatan mematikan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru