Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Menhub Turun Langsung Kawal Evakuasi

Selasa, 28 April 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada malam hari. (Posnews/Basarnas)

Proses evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada malam hari. (Posnews/Basarnas)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan proses evakuasi korban tabrakan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dipercepat.

Insiden maut yang terjadi Senin malam (27/4/2026) itu menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Pemerintah langsung bergerak cepat di lokasi.

“Evakuasi dilakukan secepat mungkin dengan prioritas keselamatan korban,” tegas Dudy, Selasa dini hari (28/4/2026).

Tak menunggu lama, Dudy turun langsung ke lokasi kejadian di Stasiun Bekasi Timur untuk memastikan evakuasi berjalan tanpa hambatan.

Sementara itu, pendataan korban masih berlangsung. Jumlah korban terus diperbarui seiring proses penyisiran di lapangan.

Baca Juga :  Pasar Murah Polri di Semarang, Warga Nikmati Harga Telur Rp23 Ribu/Kg

5 Tewas, Korban Terjepit Masih Dievakuasi

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, mengungkapkan data terbaru:

  • 5 orang meninggal dunia
  • 3 korban masih terjepit
  • 79 korban menjalani perawatan di 9 rumah sakit

Petugas terus berjibaku mengevakuasi korban yang masih terperangkap di badan kereta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalur Mulai Normal, Posko Darurat Dibuka

Selain itu, KAI langsung membuka posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi untuk menangani korban dan keluarga.

Kabar terbaru, satu jalur rel sudah kembali beroperasi setelah bangkai kendaraan yang tertemper berhasil dievakuasi.

Baca Juga :  Mayat Mahasiswi Unram Ditemukan di Pantai Nipah, Polisi Bongkar Kebohongan Pelaku

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan mendukung investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna mengungkap penyebab pasti tabrakan maut ini.

Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar proses evakuasi dan penyelidikan berjalan maksimal.

Pemerintah Fokus Selamatkan Korban

Dengan situasi yang masih mencekam, pemerintah menegaskan fokus utama saat ini adalah menyelamatkan korban dan memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Insiden ini kembali menjadi alarm keras soal keselamatan transportasi massal di Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Krisis Gandum Kyiv-Yerusalem: Ukraina Tuduh Israel Impor Hasil Jarahan Rusia
Raja Charles III Serukan Persatuan di Tengah Keretakan Aliansi AS-Inggris
Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat
Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Orang Termasuk Petugas Penyelamat
Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta 29 April–3 Mei 2026, BPBD Minta Warga Waspada Banjir
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka TPPU Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota Terseret
Trump Sebut Iran dalam Kondisi Runtuh Saat Harga Minyak Melambung
Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:30 WIB

Krisis Gandum Kyiv-Yerusalem: Ukraina Tuduh Israel Impor Hasil Jarahan Rusia

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Raja Charles III Serukan Persatuan di Tengah Keretakan Aliansi AS-Inggris

Rabu, 29 April 2026 - 19:03 WIB

Eks Finalis Puteri Indonesia Ditangkap, Diduga Facelift Ilegal hingga Korban Cacat

Rabu, 29 April 2026 - 18:53 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan Lima Orang Termasuk Petugas Penyelamat

Rabu, 29 April 2026 - 18:47 WIB

Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta 29 April–3 Mei 2026, BPBD Minta Warga Waspada Banjir

Berita Terbaru