Keluarga Korban Konfrontasi Pemilik Bar Swiss

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Lampu hijau di tanah netral. Swiss mengonfirmasi perundingan trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat akan berlangsung tanpa kehadiran media guna mencari jalan keluar bagi konflik yang berkepanjangan. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Lampu hijau di tanah netral. Swiss mengonfirmasi perundingan trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat akan berlangsung tanpa kehadiran media guna mencari jalan keluar bagi konflik yang berkepanjangan. Dok: Istimewa.

SION, POSNEWS.CO.ID – Suasana mencekam menyelimuti lokasi pendengaran di Sion, Swiss, pada Kamis pagi. Sekelompok keluarga korban menunggu kedatangan Jacques dan Jessica Moretti. Pasangan asal Prancis ini memiliki bar Le Constellation yang hancur terbakar di resor ski Crans-Montana.

Para kerabat yang berduka segera meluapkan kemarahan saat pasangan tersebut tiba di lokasi. Kebakaran maut pada 1 Januari lalu itu merenggut 41 nyawa. Mayoritas korban merupakan remaja yang merayakan pergantian tahun. Selain itu, sebanyak 115 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebagian besar korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit serta klinik rehabilitasi.

“Di Mana Anak Saya?”: Luapan Emosi Keluarga

Konfrontasi fisik dan verbal mewarnai kedatangan pemilik bar. Gulcin Kaya, ibu dari korban tewas berusia 18 tahun, berteriak di tengah kerumunan. “Di mana putra saya? Di mana dia?”. Jacques Moretti berjanji akan bertanggung jawab dan menghadapi proses hukum demi keadilan.

Pernyataan Tobyas (14) terdengar jauh lebih memilukan. Ia merupakan adik dari Trystan Pidoux (17) yang tewas dalam api. “Anda membunuh kakak saya. Anda membunuhnya,” teriak Tobyas kepada Jessica Moretti. Saat itu, Jessica tampak menangis saat mencoba masuk ke ruang sidang.

Ayah mereka, Christian Pidoux, mengenakan kaus bergambar wajah putranya. Ia menegaskan bahwa aksi ini bertujuan agar tragedi serupa tidak pernah terulang kembali. “Beberapa anak terbakar habis. Mereka tidak lagi memiliki wajah, hidung, atau telinga,” ujar Christian kepada media.

Penyebab Kebakaran dan Tuduhan Kelalaian

Tim jaksa penuntut menduga kebakaran bermula dari tindakan ceroboh di lantai bawah tanah bar. Saksi mata melaporkan bahwa staf bar mengangkat botol sampanye dengan kembang api terlalu dekat ke langit-langit. Hal ini memicu percikan api pada busa isolasi suara yang sangat mudah terbakar. Api kemudian merambat dengan kecepatan mematikan ke seluruh ruangan.

Akibat insiden ini, pasangan Moretti kini berada di bawah penyelidikan kriminal resmi. Mereka menghadapi tiga dakwaan berat, termasuk pembunuhan karena kelalaian (manslaughter by negligence). Selain pemilik bar, otoritas juga menyelidiki kepala keselamatan publik Crans-Montana serta mantan petugas keselamatan kebakaran kota.

Baca Juga :  Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Kondisi Medis dan Tuntutan terhadap Otoritas

Kantor Federal untuk Perlindungan Sipil Swiss melaporkan kondisi pasien terbaru. Hingga Senin lalu, pusat luka bakar di luar negeri masih merawat 39 pasien. Sementara itu, rumah sakit di Swiss menangani 25 pasien lainnya. Banyak pasien mulai pindah ke klinik rehabilitasi untuk pemulihan jangka panjang.

Pengacara Alain Viscolo mendesak penyelidikan agar mulai menyasar peran otoritas lokal. Ia mewakili dua korban dalam tragedi ini. “Sudah waktunya mempertimbangkan pihak yang memiliki kekuasaan mengawasi keselamatan kebakaran,” tegasnya.

Laporan menyebutkan bahwa pihak korban juga telah mengajukan pengaduan resmi terhadap presiden komune Crans-Montana. Dunia internasional kini memantau sistem hukum Swiss dengan cermat. Mereka menanti keadilan yang setimpal bagi para keluarga korban tragedi malam tahun baru ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS
Gelombang Fitur AI Interaktif Ubah Pengalaman Membaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:04 WIB

Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India

Berita Terbaru

Terobosan baru industri gawai. Qualcomm merancang fitur eksklusif AI Frame Fusion pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro demi pengalaman gaming ekstra mulus. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Qualcomm Bekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro

Kamis, 30 Jul 2026 - 12:00 WIB

Inovasi tablet ringkas Apple. Bocoran Bloomberg mengungkap kehadiran IP rating tahan air serta layar OLED pada iPad mini mendatang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPad Mini Generasi Baru Bawa Sertifikasi Tahan Air

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:31 WIB

Sengkarut rilis game paling dinanti. Rockstar Games mengonfirmasi penukaran kode digital GTA 6 di PS5 terikat aturan region lock ketat, memicu risiko pemblokiran akun. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Terapkan Region Lock GTA 6 PS5 dan Ancam Gamer

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:15 WIB