20 Pejabat Eselon II Diduga Titipan, Oknum DPRD & Sekda DKI Terlibat Permainan Panas di Balai Kota

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi- Suasana pelantikan pejabat eselon II di Balai Kota DKI Jakarta yang kini disorot publik usai muncul dugaan 20 pejabat titipan oknum DPRD dan Sekda.

Ilustrasi- Suasana pelantikan pejabat eselon II di Balai Kota DKI Jakarta yang kini disorot publik usai muncul dugaan 20 pejabat titipan oknum DPRD dan Sekda.

ONLINEWS.CO.ID – Pelantikan 59 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta oleh Gubernur Pramono Anung pada Rabu (7/5/2025) ternyata menyisakan aroma skandal. Dari jumlah itu, 20 pejabat diduga titipan oknum pimpinan DPRD DKI dan Sekda DKI.

Informasi panas ini dibocorkan SW, ASN di Kedeputian Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi. Menurutnya, oknum pimpinan DPRD berinisial IM (Fraksi PDIP) bersekongkol dengan Sekda DKI berinisial MM untuk meloloskan “orang dalam” tanpa sepengetahuan Gubernur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IM berkolaborasi dengan Sekda MM supaya bisa loloskan orang-orangnya. Pak Gubernur nggak tahu karena mainnya di belakang layar,” ujar SW, Selasa (12/8/2025).

Baca Juga :  Bus PO Cahaya Trans Terguling di Exit Tol Krapyak Semarang, 15 Orang Tewas, 19 Luka

SW mengaku informasi ini ia dapat dari empat anggota DPRD DKI yang juga kader PDIP: IDM, PN, PS, dan MS. Disebutkan, misi IM dijalankan atas instruksi kekasihnya berinisial DDY, dibantu tangan kanan yang dikenal dengan kode HMT.

Bukan Sekadar Mutasi, Tapi Proyek Miliaran

Bukan hanya soal mutasi jabatan, IM juga disebut kerap memanggil kepala dinas, direktur utama BUMD, hingga kontraktor untuk mengatur proyek bernilai miliaran. Operator lapangan IM adalah HMT, yang sering didampingi UDN dan WSN. Ketiganya kerap terlihat di ruang IM dan Sekda MM.

Yang bikin heboh, IM disebut punya bekingan dari pimpinan KPK periode sekarang. Dukungan ini digunakan untuk menekan pejabat agar tunduk pada arahan mereka.

Baca Juga :  Kantor Imigrasi Bekasi Tangkap 7 WNA Modus Investasi Fiktif, Ancaman Hukuman 5 Tahun

Ancaman Berlanjut ke Eselon 3 dan 4

SW mewanti-wanti bahwa permainan ini bisa berlanjut pada pelantikan eselon 3 dan 4 mendatang. Jabatan strategis seperti camat, lurah, dan kepala dinas teknis disebut sudah masuk radar kelompok ini.

“Mereka sudah pasang kuda-kuda. Pak Gubernur harus waspada, jangan sampai kecolongan lagi,” tegas SW.

Hingga berita ini diterbitkan, IM dan Sekda MM belum memberikan klarifikasi. Sementara suasana di Balai Kota memanas sejak isu ini mencuat. Warga Jakarta kini menunggu langkah Gubernur Pramono Anung: bertindak tegas atau membiarkan permainan kotor ini terus berjalan? ***

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB