321 WNA Sindikat Judi Online di Jakarta Barat Dipindah ke Imigrasi, 275 Jadi Tersangka

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan WNA terduga sindikat judi online internasional saat diamankan polisi di Hayam Wuruk Plaza Tower Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Ratusan WNA terduga sindikat judi online internasional saat diamankan polisi di Hayam Wuruk Plaza Tower Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri mengungkap alasan di balik pemindahan 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam sindikat judi online jaringan internasional setelah aparat membongkar markas mereka di Hayam Wuruk Plaza Tower.

Polisi melakukan langkah tersebut untuk memperdalam penyelidikan kasus sekaligus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi guna membongkar jaringan judi online lintas negara tersebut.

Polisi Pindahkan Ratusan WNA ke Tiga Lokasi Pemeriksaan

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan polisi memindahkan para WNA itu pada Minggu (10/5/2026) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

β€œHari ini kami memindahkan 321 WNA ke beberapa lokasi pemeriksaan keimigrasian untuk proses lebih lanjut,” kata Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan.

Dari total tersebut:

  • 150 orang dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi
  • 150 orang dibawa ke Direktorat Imigrasi Pusat
  • Memeriksa 21 orang di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
  • Polisi Tetapkan 275 Tersangka

Sebelumnya, aparat menggerebek markas operasional judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Hasilnya, polisi menangkap ratusan WNA yang berasal dari berbagai negara di Asia, di antaranya:

  • Vietnam
  • China
  • Laos
  • Myanmar
  • Thailand
  • Malaysia
  • Cambodia

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi telah menetapkan 275 orang sebagai tersangka.

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas Mengenaskan, Polisi Selidiki Dugaan Dianiaya Ibu Tiri

Polisi Jerat Tersangka dengan Pasal Perjudian

Polisi menjerat para tersangka dengan:

  • Pasal 426
  • Pasal 607 juncto Pasal 20
  • Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP
  • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana

Polri menegaskan proses hukum masih terus berjalan. Selain itu, aparat juga mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih besar yang terhubung dengan sindikat judi online internasional tersebut.

Pengungkapan ini menjadi salah satu operasi besar Polri dalam memberantas praktik judi online yang selama ini merugikan masyarakat Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Berita Terbaru