Skandal Dokumen Epstein: Keir Starmer Desak Andrew Mountbatten-Windsor Beri Kesaksian

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer memberikan pernyataan keras terkait rilis dokumen terbaru kasus Jeffrey Epstein. Di sela pertemuannya dengan PM Jepang Sanae Takaichi, Starmer menyatakan bahwa Andrew Mountbatten-Windsor harus bersaksi di hadapan Kongres Amerika Serikat.

Starmer menanggapi pertanyaan jurnalis mengenai apakah Andrew perlu meminta maaf kepada para korban. “Saya selalu mendekati pertanyaan ini dengan memikirkan para korban Epstein. Mereka harus menjadi prioritas utama,” tegas Starmer. Ia menambahkan bahwa siapa pun yang memiliki informasi penting harus bersedia membagikannya kepada tim penyelidik.

Fakta Baru dalam Dokumen Epstein

Dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS mengungkap fakta-fakta yang memberatkan Andrew. Berkas tersebut menunjukkan bahwa Andrew tetap mengundang Epstein ke Istana Buckingham pada September 2010. Padahal, saat itu Epstein sudah menyandang status terpidana kasus seks anak sejak dua tahun sebelumnya.

Selain itu, dokumen tersebut memuat foto-foto dan surat elektronik yang intim. Salah satu email bertahun 2005 menunjukkan Andrew menulis pesan kepada Ghislaine Maxwell dengan nada yang sangat akrab. Andrew sendiri telah kehilangan gelar resminya tahun lalu akibat skandal ini, meskipun ia terus membantah telah melakukan kesalahan.

Nama-Nama Besar dalam Pusaran Skandal

Rilis dokumen ini tidak hanya berdampak pada lingkaran kerajaan. Tokoh-tokoh terkemuka Inggris lainnya seperti Peter Mandelson dan Richard Branson turut terseret. Dokumen menunjukkan bahwa Epstein mengirimkan dana sebesar £10.000 kepada suami Mandelson setahun setelah masa hukuman Epstein berakhir.

Sementara itu, Richard Branson dilaporkan pernah bertemu Epstein di Pulau Necker pada tahun 2013. Branson bahkan sempat memberikan saran kepada Epstein mengenai cara memulihkan reputasinya. Meski demikian, juru bicara Virgin Group menyatakan bahwa Branson membatasi kontak tersebut dan menolak donasi amal dari Epstein setelah melakukan uji tuntas yang mengungkap perilaku buruk sang miliarder.

Baca Juga :  Imigrasi Amankan WZ, Buronan Penipuan Rp 2,2 Triliunan Asal China di Batam

Desakan Transparansi dan Fokus pada Korban

Suhas Subramanyam, anggota komite pengawas DPR AS, juga telah meminta Andrew untuk memberikan deposisi. Subramanyam menuduh Andrew terus bersembunyi dari investigasi yang bermakna. Langkah ini didukung oleh pernyataan Starmer yang menekankan bahwa keberpihakan pada korban menuntut transparansi total dari semua pihak.

Hingga saat ini, Andrew Mountbatten-Windsor belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan terbaru dari Perdana Menteri tersebut. Namun, tekanan diplomatik dan publik semakin meningkat agar ia segera memberikan keterangan di bawah sumpah guna menuntaskan rantai kejahatan yang ditinggalkan oleh mendiang Jeffrey Epstein.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 7,7 SR Guncang Indonesia Timur, 20 Orang Tewas
Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi Kesehatan Mental
Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun
USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah
Lebih dari 110.000 Warga Kanada Tanda Tangani Petisi
Iran Klaim Kendali Penuh atas Selat Hormuz, Bantah Klaim Trump
Korea Utara Ancam Gunakan Hak Bela Diri, Kecam Latihan Militer

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Gempa 7,7 SR Guncang Indonesia Timur, 20 Orang Tewas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi Kesehatan Mental

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:00 WIB

USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah

Berita Terbaru

Tim gabungan menangani dampak gempa M7,7 dan mengevakuasi korban di Nusa Tenggara Timur.
(Posnews/REUTRES)

DAERAH

Update Gempa NTT: 53 Orang Tewas, 135 Luka, 241 Rumah Rusak

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:11 WIB

Gowes Kemerdekaan peserta bersepeda dari Kota Tua menuju Tugu Proklamasi Jakarta. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Tri Waluyo Dorong Jakarta Perkuat Budaya Bersepeda

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:49 WIB

Pearl Abyss memastikan Crimson Desert akan meluncur ke Nintendo Switch 2 pada paruh pertama 2027. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Crimson Desert Dipastikan Meluncur ke Nintendo Switch 2

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:30 WIB