BPBD DKI Jakarta dan BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem 11-13 Agustus 2025

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi mulai 11 hingga 13 Agustus 2025.

BPBD menyampaikan imbauan ini karena curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat meningkat di wilayah DKI Jakarta.

Dalam akun Instagram resminya pada Senin (11/8/2025), BPBD DKI Jakarta mengingatkan, “Tetap waspada, siaga.” Masyarakat juga diminta segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 apabila menghadapi keadaan darurat. Selain itu, warga dapat memantau informasi banjir terkini melalui situs resmi pantaubanjir.jakarta.go.id.

Baca Juga :  Longsor dan Banjir Terjang Sumatera, BNPB: 174 Tewas dan 79 Hilang di Aceh–Sumut–Sumbar

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan serupa untuk seluruh wilayah Indonesia. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyatakan bahwa curah hujan ekstrem telah melanda beberapa provinsi sejak awal Agustus 2025.

Fenomena ini dipicu oleh kombinasi Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, bibit siklon tropis 90S dan 96W, serta sirkulasi siklonik dan pertemuan angin di sekitar Indonesia.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa Indeks Dipole Mode yang bernilai negatif menyebabkan aliran massa udara dari Samudra Hindia ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gabungan faktor atmosfer ini mendorong pembentukan awan hujan masif yang berpotensi memicu hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Baca Juga :  Ribuan Personel Siaga! Ini Skema Lalu Lintas Saat Puncak HUT ke-80 RI di Jakarta

BMKG memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang akan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua pada tanggal 11 sampai 13 Agustus 2025.

Andri Ramdhani mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan memahami langkah-langkah keselamatan saat menghadapi cuaca ekstrem di wilayah masing-masing. “Tetap waspada, siaga, dan pahami langkah keselamatan jika cuaca ekstrem terjadi di wilayah Anda,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB